UBUB

Jurnal Transformative: Ilmu PemerintahanJurnal Transformative: Ilmu Pemerintahan

Abstrak. Tulisan ini bertujuan untuk membahas bagaimana implikasi kebijakan dan kriteria inovasi kebijakan kawasan perkotaan yang ideal dari perspektif kebijakan publik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus melalui teknik pengumpulan data wawancara semi terstruktur sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan implikasi kebijakan kawasan pemukiman perkotaan di Kota Serang masih belum optimal karena terbatasnya kewenangan pemerintah kota dan belum terintegrasinya inovasi kebijakan SiKasep dengan kebutuhan dan permasalahan perkotaan, selain itu inovasi kebijakan SiKasep belum dapat memberikan dampak dikarenakan rendahnya kemampuan dan kemauan berinovasi dalam aparatur sipil negara. Kriteria inovasi kebijakan kawasan hunian perkotaan ideal di Kota Serang dapat diterapkan melalui pendekatan New Public Services (NPS) sebagai representasi inovasi kebijakan. Temuan penelitian menunjukkan pentingnya penguatan regulasi dan legitimasi khususnya dalam merumuskan program dan kebijakan kawasan pemukiman perkotaan yang didasarkan pada standar kebijakan daerah; pentingnya mendorong intervensi kebijakan terkait akses layanan dasar bagi masyarakat; pentingnya mendorong aktor kebijakan untuk mengembangkan program yang terintegrasi dan meminimalkan berbagai kepentingan yang menghambat inovasi kebijakan di kawasan pemukiman perkotaan; dan partisipasi dan keterlibatan unsur Bahasa non-pemerintah sangat penting untuk memperoleh dukungan kebijakan yang lebih luas.

Kebijakan pengelolaan kawasan perumahan di Kota Serang masih belum optimal akibat keterbatasan kewenangan pemerintah kota, kurangnya integrasi inovasi SiKasep, dan rendahnya kemampuan serta kemauan aparatur sipil untuk berinovasi.Pengadopsian prinsip New Public Services (NPS) dianggap sebagai kriteria inovasi kebijakan yang dapat memaksimalkan keterlibatan publik dan meningkatkan kualitas layanan.Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan akses layanan dasar, dan partisipasi unsur non-pemerintah dalam merancang kebijakan yang terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pertama, penelitian dapat menilai dampak implementasi program SiKasep di tiga kecamatan yang berbeda nào dalam hal peningkatan akses perumahan dan kualitas layanan dasar, sehingga dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan yang kontekstual dan dapat diterapkan di tingkat lokal maupun regional. Kedua, studi kuantitatif dapat mengukur kapasitas inov_EDITOR_INFERENCE kompetasi aparatur sipil melalui survei kompetensi dan motivasi, serta menguji efektivitas pelatihan berbasis praktik yang dapat meningkatkan kemampuan dan kemauan berinovasi, sehingga mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya akuntabilitas dan nilai tambah kebijakan perumahan. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat memetakan kolaborasi antara pemerintah kota, LSM, dan masyarakat MBR melalui workshop co‑creation, guna memeriksa mekanisme partisipasi publik dalam merumuskan kebijakan yang terintegrasi, mendorong partisipasi lintas sektoral dan sinergi antara peran. Penelitian‑penelitian tersebut akan mengisi kekosanan data empiris di Serang dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kebijakan inovatif yang berkelanjutan.

  1. Urban Area Policy Innovation From The Perspective of Public Policy in Serang Municipality, Indonesia... transformative.ub.ac.id/index.php/jtr/article/view/368Urban Area Policy Innovation From The Perspective of Public Policy in Serang Municipality Indonesia transformative ub ac index php jtr article view 368
Read online
File size405.4 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test