STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN

Jurnal Master Penjas & OlahragaJurnal Master Penjas & Olahraga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fleksibilitas pergelangan tangan dan koodinasi mata tangan terhadap ketepatan servis pendek ekstrakurikuler bulutangkis di MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel peneitian adalah perserta ekstrakurikuler di MTs negeri 3 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1). Tes Fleksibilitas (2). Tes Koordinasi mata tangan (3). Tes ketepatan servis pendek. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Ada hubungan yang signifikan antara fleksibilitas (X1) dan ketepatan pukulan servis pendek (Y). (2). Ada hubungan yang signifikan antara koordinasi mata tangan (X2) dan ketepatan servis pendek (Y). (3). Ada hubungan yang signifikan antara fleksibilitas (X1) dan koordinasi mata tangan (X2) terhadap ketepatan servis pendek (Y). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan teknik korelasi ganda diperoleh hasil Fhitung lebih besar dari pada Ftabel, yaitu Fhitung (39) > Ftabel (3,11) dengan taraf signifikan 0,05 maka H1 ditolak artinya terdapat hubungan antara fleksibilitas dan kekuatan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan pukulan servis pendek dalam permainan bulutangkis pada ekstrakurikuler MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Dan konstruksi secara simultan R2 x 100% = 0,9272 x 100% = 85,9% dan sisanya 14,1%.

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fleksibilitas pergelangan tangan dengan ketepatan servis pendek pada pemain bulutangkis ekstrakurikuler MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi.Selain itu, koordinasi mata tangan juga berhubungan signifikan dengan ketepatan servis pendek, dan kombinasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 85,9 % terhadap variasi ketepatan servis pendek.Hasil analisis korelasi ganda menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,927, menegaskan kekuatan hubungan yang tinggi antara variabel‑variabel independen dan variabel dependen.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mata‑tangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah menengah, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol selama minimal enam minggu. Selain itu, studi selanjutnya dapat menyelidiki kontribusi faktor fisik lainnya, seperti kekuatan otot inti, kelincahan kaki, dan keseimbangan, terhadap ketepatan servis pendek, sehingga dapat menentukan variabel mana yang paling berpengaruh bila digabungkan dengan fleksibilitas dan koordinasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat dilakukan pada berbagai kelompok usia dan tingkat keahlian (misalnya pemula, menengah, dan elite) untuk mengetahui apakah hubungan antara fleksibilitas, koordinasi mata‑tangan, dan akurasi servis pendek tetap konsisten atau berubah seiring pengalaman dan maturitas atlet. Pendekatan metodologis yang dapat dipakai meliputi desain eksperimental dengan pre‑test/post‑test serta analisis regresi berganda untuk mengkuantifikasi kontribusi masing‑masing faktor.

Read online
File size737.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test