STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatAdiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini adalah 1) Menambah pengetahuan serta wawasan kepada guru tentang media pembelajaran; 2) mengubah pola pikir guru untuk selalu berinovasi dalam menyusun multimedia pembelajaran, 3) Memberikan pengalaman langsung bagi guru tentang langkah-langkah dalam menyusun mulitimedia pembelajaran yang interaktif; 4) meningkatnya motivasi untuk mengembangkan bahan ajarnya sendiri. Pengabdian ini dilaksanakan di SMA YP UNILA. Peserta pada kegiatan pengabdian ini terdiri dari tenaga pendidik (guru) yang berada di SMA YP UNILA. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini melalui tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan pendampingan pembuatan multimedia interaktif berbasis aplikasi flipbook maker. Hasil wawancara peserta pelatihan memberikan respon positif dan sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan mereka mengatakan bahwa ada banyak peningkatan pengetahuan baru yang didapatkan selama pelatihan ini terkhusus strategi dalam pemilihan multimedia interaktif yang efektif dalam pengaplikasiannya.

Berdasarkan hasil dan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang inovatif dan interaktif sangat diperlukan untuk menunjang suatu pendidikan.Media yang disajikan pada saat ini lebih mengedepankan teknologi dan komunikasi untuk diimplementasikan di ranah-ranah pendidikan, terutama pondok-pondok pesantren.Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di lapangan disimpulkan bahwa dengan adanya program ini terhadap guru memberikan dampak baik peningkatan skill ataupun kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar berbasis multimedia interaktif.Bentuk pelaksanaan kegiatan ini sangat efektif dan efesien dalam memberikan penyegaran dan pengembangan wawasan untuk peningkatan pengetahuan tentang pemamfaatan multimedia pada proses pembelajaran yang berkualitas.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penting bagi guru untuk terus mengembangkan kompetensi dan keterampilan mereka dalam merancang dan memproduksi media pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan bahan ajar berbasis multimedia interaktif. Dengan demikian, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif bagi siswa, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi mereka dalam proses pembelajaran. Selain itu, penting juga untuk terus mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi dan komunikasi dalam pendidikan, terutama di pondok-pondok pesantren, agar dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kaya dan berkualitas bagi siswa.

Read online
File size207.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test