IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA

Journal of Education and ResearchJournal of Education and Research

Perkembangan digital yang semakin cepat telah menciptakan sistem perekonomian berbasis gig economy. Di era ekonomi platform, algoritma bertindak sebagai manajer otomatis yang sering kali menciptakan asimetri ini bertujuan untuk informasi dan ketegangan kerja. Penelitian mengeksplorasi dinamika upaya upskilling digital dan respon etis pengemudi ojek online dalam menghadapi sistem kemitraan berbasis manajemen algoritma. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui pendekatan fenomenologi di komunitas pengemudi ojek online di Surabaya, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposive serta observasi partisipatif di berbagai pangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemudi melakukan upskilling digital secara informal melalui mekanisme pembelajaran sosial di komunitas guna memahami pola kerja dan logika algoritma yang tertutup. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian pengemudi menunjukkan respon etis berupa penyesuaian perilaku kerja, seperti penggunaan strategi tertentu yang dipandang dapat membantu mempertahankan pendapatan ketika menghadapi kondisi kerja yang dipersepsikan kurang sesuai dengan situasi di lapangan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa proses upskilling digital berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pengemudi terhadap sistem berbasis algoritma. Hasil ini juga menunjukkan pentingnya transparansi dan kejelasan mekanisme pengelolaan algoritma untuk mendukung hubungan kemitraan yang lebih baik antara platform dan pengemudi.

Class berbasis platform telah bergeser dari kontrol manusiawi menjadi pengendalian algoritmik.Di Surabaya, pengemudi menggunakan upskilling digital informal dan pembelajaran komunit(Collections) untuk menafsirkan dan mengadaptasi algoritma.Respon etis mereka muncul sebagai mekanisme pertahanan diri terhadap ketidakadilan sistem, menyoroti kebutuhan akan kebijakan algoritmik yang transparan dan manusiawi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji seberapa efektif transparansi algoritma platform dalam mencegah ketidakadilan percepatan kerja, yakni dengan menanyakan apakah “penjelasan algoritma dapat meningkatkan kepercayaan dan kinerja pengemudi. Selanjutnya, perlu dianalisis dampak pelatihan komunitas berbasis digital terhadap kesejahteraan ekonomi dan kesehatan mental pengemudi, dengan menanyakan apakah partisipasi dalam komunitas dapat mengurangi stres kerja. Terakhir, studi komparatif antara kota Surabaya dan kota lain dapat mengevaluasi apakah perbedaan infrastruktur dan kebijakan regulasi memengaruhi strategi adaptasi pengemudi, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan pada tingkat regional dan nasional.

  1. PENELUSURAN MORTALITY RISK FACTORS DAN DIGITAL INNOVATION DALAM MEMBANGUN KETAHANAN USAHA MIKRO, KECIL,... ojs.unsulbar.ac.id/index.php/arajang/article/view/2161PENELUSURAN MORTALITY RISK FACTORS DAN DIGITAL INNOVATION DALAM MEMBANGUN KETAHANAN USAHA MIKRO KECIL ojs unsulbar ac index php arajang article view 2161
Read online
File size493.38 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test