UMUM
Just a moment...Just a moment...Minyak sayur berbasis cairan pemotong sangat penting dalam mendukung manufaktur hijau dan berkelanjutan. Penelitian ini memperkenalkan pelumas nabati baru yang diformulasikan dengan minyak canola sebagai bahan dasar, yang dikombinasikan dengan nanopartikel CaCO3 yang disintesis dari limbah cangkang kerang dan digunakan sebagai cairan pemotong dalam proses CNC machining baja AISI 1045 dengan minimum quantity lubrication (MQL). Penelitian ini menyelidiki sifat thermophysical, rheological, dan ketahanan aus dari bio-pelumas yang dikembangkan. Hasil analisis menunjukkan nilai kepadatan meningkat pada sampel canola CaCO3 0,15% sebesar 3,28% dari sampel canola murni, begitu juga dengan nilai viskositas, terjadi peningkatan pada sampel canola CaCO3 0,20%, pada suhu 40 oC meningkat sebesar 31% dan pada suhu 100 oC meningkat 42% dari sampel canola murni. Pengujian konduktivitas termal juga menunjukkan peningkatan pada sampel canola CaCO3 0,15% sebesar 1,8% dibandingkan dengan sampel canola murni. Kinerja optimal dalam mengurangi aus alat potong diamati pada sampel canola CaCO3 0,15%, yang menghasilkan penurunan sebesar 30% dibandingkan dengan sampel canola murni. Penurunan ini juga menyebabkan permukaan chip yang paling halus dan chip berwarna perak. Kemajuan ini menempatkan minyak canola berbasis cairan pemotong kami sebagai pengganti yang ramah lingkungan dan berkinerja tinggi untuk cairan pemotong tradisional. Temuan ini menekankan potensinya untuk diadopsi secara luas oleh industri, menjanjikan perubahan transformasional menuju manufaktur berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Penambahan nanopartikel CaCO3 dari limbah cangkang kerang ke cairan berbasis minyak canola dengan variasi fraksi massa 0%, 0,05%, 0,10%, 0,15%, dan 0,20% memiliki dampak pada sifat thermophysical nano-cairan pemotong, yaitu, semakin besar variasi fraksi massa nanopartikel CaCO3, semakin tinggi nilai pada kepadatan, viskositas dinamis, dan stabilitas nano-cairan pemotong.Hasil analisis menunjukkan nilai kepadatan meningkat pada sampel canola CaCO3 0,15% sebesar 3,28% dari sampel canola murni, begitu juga dengan nilai viskositas, terjadi peningkatan pada sampel canola CaCO3 0,20%, pada suhu 40 oC meningkat sebesar 31% dan pada suhu 100 oC meningkat 42% dari sampel canola murni.Pengujian konduktivitas termal juga menunjukkan peningkatan pada sampel canola CaCO3 0,15% sebesar 1,8% dibandingkan dengan sampel canola murni.Kinerja optimal dalam mengurangi aus alat potong diamati pada sampel canola CaCO3 0,15%, yang menghasilkan penurunan sebesar 30% dibandingkan dengan sampel canola murni.Penurunan ini juga menyebabkan permukaan chip yang paling halus dan chip berwarna perak.Hasil analisis sifat rheological nano-cairan pemotong berbasis minyak canola dengan variasi fraksi massa penambahan nanopartikel CaCO3 menunjukkan perbandingan nilai laju geser dan tegangan geser yang, dalam semua variasi sampel, memiliki perilaku aliran Newtonian.Efektivitas sampel cairan pemotong menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel CaCO3 dengan konsentrasi 0,15% menunjukkan kinerja paling optimal dengan aus alat potong terendah.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif terhadap berbagai jenis minyak sayur, terutama canola oil, dengan konsentrasi nanopartikel yang berbeda. Penelitian ini dapat membantu memahami lebih lanjut sifat-sifat minyak sayur dan potensi aplikasinya dalam berbagai proses manufaktur. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek konsentrasi nanopartikel yang lebih tinggi pada sifat thermophysical, rheological, dan tribological dari bio-pelumas. Hal ini dapat membantu mengembangkan formulasi yang lebih optimal dan efektif untuk aplikasi industri. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode produksi nanopartikel CaCO3 yang lebih efisien dan berkelanjutan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah cangkang kerang sebagai sumber bahan baku yang berkelanjutan.
| File size | 895.38 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JELEJELE Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru dan pengembangan materi ajar yang fokus pada literasi gender di sekolah Islam atau madrasah.Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru dan pengembangan materi ajar yang fokus pada literasi gender di sekolah Islam atau madrasah.
JELEJELE Penggunaan permainan ini juga mendongkrak antusiasme dan partisipasi aktif siswa, memperbaiki suasana kelas secara keseluruhan. Penelitian mendatang disarankanPenggunaan permainan ini juga mendongkrak antusiasme dan partisipasi aktif siswa, memperbaiki suasana kelas secara keseluruhan. Penelitian mendatang disarankan
JELEJELE Penelitian ini menawarkan implikasi praktis bagi pendidik dan berkontribusi pada pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana pendekatan instruksionalPenelitian ini menawarkan implikasi praktis bagi pendidik dan berkontribusi pada pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana pendekatan instruksional
UNPAMUNPAM Variabel proses yang dikaji meliputi % massa adsorben (1, 3, 5), suhu (30, 45, 60 °C), waktu kontak (30, 60, 90 menit), serta rasio silika:selulosa (40:60,Variabel proses yang dikaji meliputi % massa adsorben (1, 3, 5), suhu (30, 45, 60 °C), waktu kontak (30, 60, 90 menit), serta rasio silika:selulosa (40:60,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian menggunakan metode studi pustaka dan analisis yuridis normatif berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil analisis menunjukkanPenelitian menggunakan metode studi pustaka dan analisis yuridis normatif berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil analisis menunjukkan
CAHAYA ICCAHAYA IC Novelitas penelitian terletak pada modul yang dikompilasi menyesuaikan kemampuan siswa, fasilitas, infrastruktur, serta konteks lokal dan diarahkan padaNovelitas penelitian terletak pada modul yang dikompilasi menyesuaikan kemampuan siswa, fasilitas, infrastruktur, serta konteks lokal dan diarahkan pada
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental post test only control group. Subjek yang digunakan adalah 36 ekor tikus jantan wistar berumur 10-12Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental post test only control group. Subjek yang digunakan adalah 36 ekor tikus jantan wistar berumur 10-12
CAHAYA ICCAHAYA IC Hasil wawancara dianalisis menggunakan narasi. Temuan utama menunjukkan adanya peningkatan relatif dalam kinerja calon guru yang diajarkan dengan GLS danHasil wawancara dianalisis menggunakan narasi. Temuan utama menunjukkan adanya peningkatan relatif dalam kinerja calon guru yang diajarkan dengan GLS dan
Useful /
DINIYAHDINIYAH Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk menjelaskan fenomena di lapangan, dengan mengumpulkan data dari kepala dan anggota relawan ACTMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk menjelaskan fenomena di lapangan, dengan mengumpulkan data dari kepala dan anggota relawan ACT
JELEJELE Oleh karena itu, penelitian saat ini berusaha mengidentifikasi (VLSs) dan (VS) di antara mahasiswa EFL Irak. Selain itu, penelitian ini juga memeriksaOleh karena itu, penelitian saat ini berusaha mengidentifikasi (VLSs) dan (VS) di antara mahasiswa EFL Irak. Selain itu, penelitian ini juga memeriksa
JELEJELE Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan daring, keberhasilan magang industri, dan motivasi pencapaian secara signifikan meningkatkan kompetensiPenelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan daring, keberhasilan magang industri, dan motivasi pencapaian secara signifikan meningkatkan kompetensi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki yaitu 24 orang (68,6%), sedangkan perempuan sebanyak 11 orang (31,4%). BerdasarkanHasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki yaitu 24 orang (68,6%), sedangkan perempuan sebanyak 11 orang (31,4%). Berdasarkan