CAHAYA ICCAHAYA IC

Integrated Science Education JournalIntegrated Science Education Journal

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki efek perbandingan strategi pembelajaran generatif (GLS) dan strategi 5E (5E-IS) terhadap prestasi akademik calon guru dalam ilmu pengetahuan terintegrasi. Penelitian ini menjawab dua pertanyaan penelitian dan menguji satu hipotesis pada tingkat signifikansi 0,05. Metode penelitian menggunakan desain pre- dan post-test non-ekuivalen yang diikuti dengan wawancara semi-terstruktur. Sampel penelitian terdiri dari 157 calon guru yang dipilih dari dua program studi yang utuh. Instrumen utama pengumpulan data adalah pre- dan post-test serta jadwal wawancara. Data dianalisis menggunakan skor rata-rata, persentase, dan Analisis Kovarian (ANCOVA). Hasil wawancara dianalisis menggunakan narasi. Temuan utama menunjukkan adanya peningkatan relatif dalam kinerja calon guru yang diajarkan dengan GLS dan 5E-IS. Selain itu, calon guru yang diajarkan menggunakan strategi generatif menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok strategi 5E (efek ukuran = 0,32, p = 0,000, < 0,05). Data wawancara mengungkapkan bahwa kedua strategi, generatif dan 5E, dianggap sebagai pendekatan yang bermanfaat dan dapat disesuaikan yang meningkatkan pemahaman, retensi, transfer pengetahuan di berbagai konteks, dan memotivasi pembelajar sepanjang proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa calon guru menunjukkan peningkatan kinerja ketika diajarkan menggunakan strategi pembelajaran generatif dibandingkan dengan strategi 5E dalam memahami konsep ilmu pengetahuan terintegrasi.Kedua strategi, generatif dan 5E, memfasilitasi pemahaman konten, retensi pengetahuan yang diperoleh, transferabilitas ke berbagai konteks, dan terutama meningkatkan integrasi antara pengajaran dan pembelajaran dalam konsep ilmu pengetahuan terintegrasi.Dari kedua pendekatan instruksional yang dinilai (Strategi Pembelajaran Generatif dan Strategi Instruksional 5E), dapat disimpulkan bahwa kedua strategi ini merupakan metode instruksional yang berpusat pada siswa yang cocok untuk berbagai jenis pembelajar, tetapi strategi GLS tampaknya menawarkan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan strategi instruksional 5E.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: (1) Melakukan studi komparatif tentang efektivitas strategi pembelajaran generatif dan strategi 5E di berbagai disiplin akademik, melibatkan siswa pada tingkat pendidikan yang lebih rendah. Studi yang lebih luas ini akan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang dampak strategi tersebut dalam pendidikan. (2) Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi instruksional student-centered alternatif, sehingga guru dapat membuat keputusan yang terinformasi saat memilih pendekatan yang paling sesuai untuk pelajaran mereka. (3) Memberikan bimbingan kepada calon guru tentang cara mengintegrasikan strategi pembelajaran generatif dan strategi 5E, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami konsep ilmu pengetahuan terintegrasi secara efektif.

  1. Comparative Effects of Generative Learning Strategies and 5E Strategies on Pre-Service Teachers’... doi.org/10.37251/isej.v5i3.1002Comparative Effects of Generative Learning Strategies and 5E Strategies on Pre Service TeachersAo doi 10 37251 isej v5i3 1002
  2. "Relationships Always Matter" by David Giles. matter david giles skip main content account... ro.ecu.edu.au/ajte/vol36/iss6/6Relationships Always Matter by David Giles matter david giles skip main content account ro ecu edu au ajte vol36 iss6 6
Read online
File size283.42 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test