UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Journal of Engineering Environtmental Energy and ScienceJournal of Engineering Environtmental Energy and Science

NO2 and SO2 are sources of pollution that are mostly produced from the combustion of fossil fuel. The health effect of NO2 and SO2 on humans is that it attacks the respiratory system. Kabupaten Bekasi is an area that has various transportation and industrial activities as a result of increasing regional growth. The purpose of this study is to determine air quality and to predict the risk of health from exposure NO2 and SO2 in Kabupaten Bekasi, especially the location of Kecamatan Babelan and Polsek Cikarang Selatan. This research is using a quantitative descriptive study, with a risk analysis study method. The results showed that the air quality at the sampling point of Kecamatan Babelan in 2018 – 2020 are below the ambient air quality standard, while for the sampling point of the Polsek Cikarang Selatan the air quality showed that in 2019 it exceeded the ambient air quality standard. Based on the results of the risk analysis, the maximum risk level of NO2 at the Polsek Cikarang Selatan and the maximum risk level of NO2, SO2 in Kecamatan Babelan has an (RQ < 1) which means its safe and no risk of health problems. Meanwhile, the maximum risk level of SO2 at the Polsek Cikarang Selatan is 1.0358 (RQ > 1) which indicates the population is at risk against respiratory disorders.

Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi polutan NO2 dan SO2 di Kabupaten Bekasi, khususnya di sektor transportasi, umumnya masih berada di bawah baku mutu udara ambien.Namun, pada wilayah Polsek Cikarang Selatan, konsentrasi polutan NO2 dan SO2 pada tahun 2019 melebihi baku mutu.Analisis risiko menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Babelan memiliki tingkat risiko yang aman untuk kedua polutan, sedangkan wilayah Polsek Cikarang Selatan memiliki risiko gangguan pernapasan akibat paparan SO2.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengukur kualitas udara secara langsung di lokasi penelitian dengan menggunakan instrumen yang lebih akurat dan mempertimbangkan faktor meteorologi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki konsentrasi polutan di atas baku mutu, serta mengaitkan data kualitas udara dengan kasus penyakit pernapasan yang terjadi di masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi pengendalian pencemaran udara, seperti pembuatan jalur hijau, pembatasan kendaraan berat, dan penerapan teknologi ramah lingkungan, dalam mengurangi paparan polutan dan melindungi kesehatan masyarakat. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak paparan polutan terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi tingkat paparan dan risiko kesehatan.

Read online
File size504.4 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test