STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatAdiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Kurikulum merdeka menuntut adanya kompetensi guru yang memenuhi standar kompetensi pada era revolusi industri. Berbagai perubahan yang terjadi, menuntut kesiapan guru dalam segala hal guna menunjang implementasi kurikulum merdeka sebagai upaya perbaikan kualitas pendidikan pasca pandemi Covid-19. Tentu hal ini menjadi masalah apabila kesiapan sumber daya sekolah yang tidak berbanding lurus dengan tuntutan yang ada. Mitra pengabdian mengalami permasalahan terkait hal ini, dimana keterampilan guru SMK PGRI 2 Bandar Lampung terkait penyusunan bahan ajar pada kurikulum merdeka untuk tingkat SMK. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan untuk menambah keterampilan guru dalam menyusun bahan ajar pada kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari senin tanggal 3 Oktober 2022 dengan peserta kegiatan yaitu guru SMK PGRI 2 Bandar Lampung. Kegiatan berupa workshop yang memberikan hasil berupa adanya peningkatan ketrampilan guru dalam menyusun bahan ajar pada kurikulum merdeka untuk tingkat SMK. Selain itu, manfaat kegiatan lainnya adalah menambah kesiapan mitra dalam implementasi kurikulum merdeka belajar.

Kegiatan workshop di SMK PGRI 2 Bandar Lampung berhasil meningkatkan pemahaman guru dalam menyusun bahan ajar kurikulum merdeka untuk tingkat SMK.Peserta menjadi termotivasi untuk menghasilkan bahan ajar yang kreatif dan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik, sehingga keterampilan dan kesiapan implementasi kurikulum merdeka meningkat.Diharapkan tindak lanjut berupa workshop serupa dan pendampingan yang lebih intensif untuk menghasilkan variasi bahan ajar kurikulum merdeka yang lebih beragam.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang workshop terhadap kompetensi guru dan prestasi belajar siswa, misalnya dengan pertanyaan: Bagaimana pengaruh pelatihan penyusunan bahan ajar kurikulum merdeka terhadap peningkatan kompetensi mengajar guru SMK dan hasil belajar siswa selama satu tahun ke depan? Selain itu, perlu diselidiki efektivitas penggunaan media digital dalam pengembangan bahan ajar kurikulum merdeka pada berbagai SMK, dengan pertanyaan: Apakah integrasi perangkat lunak desain pembelajaran digital meningkatkan kualitas dan keberagaman bahan ajar yang dibuat oleh guru dibandingkan metode konvensional? Terakhir, studi komparatif antara pendekatan kolaboratif dan individu dalam pengembangan bahan ajar dapat memberikan wawasan baru, misalnya: Apakah kerja tim guru dalam menyusun bahan ajar kurikulum merdeka menghasilkan materi yang lebih inovatif dan meningkatkan motivasi guru dibandingkan penyusunan secara mandiri? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang strategi peningkatan kualitas bahan ajar dan implementasi kurikulum merdeka secara berkelanjutan.

Read online
File size131.97 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test