STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatAdiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Persaingan dibidang wirausahawan semakin canggih seiring dengan berkembangnya teknologi informasi pada saai ini serta dapat menciptakan peluang bisnis bagi para pedagang untuk melakukan penjualan secara online. Dengan adanya teknologi berbasis online (e-commerce) para wirausahawan dapat dengan mudah untuk melakukan transaksi tanpa harus mendatangi tempat penjualan yang diinginkan. Sarana internet menunjang para wirausahawan untuk melakukan penjualan online. Sehingga dibentuklah sistem informasi penjualan elektronik guna mendapatkan informasi penjualan yang dapat meningkatkan produktivitas penjualan. Sasaran dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah karang taruna desa Bangun Sari Kecdakbekri Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 21 oktober 2023 dan bertempat di kantor desa Bangun Sari Kec. Bekri Kabupaten Lampung Tengah dengan jumlah peserta yaitu 40 orang. Hasil evaluasi, maka diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya bertanbahnya pengetahuan dan manfaat IT dalam berwirausaha bagi pemuda-pemudi desa bangun sari.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini disambut dengan baik oleh para peserta.Para peserta memperoleh pemahaman mengenai kewirausahaan menggunakan e-commerce, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas karang taruna serta aparat desa Bangun Sari.Dengan motivasi yang diberikan, karang taruna diharapkan dapat memahami potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan wirausaha mereka.

Saran penelitian berikut dapat memperkaya pemahaman serta praktik e‑commerce di komunitas karang taruna, sehingga memperkuat skema pemberdayaan ekonomi taktis yang berbasis teknologi. Pertama, lakukan studi longitudinal yang meneliti secara rinci dampak jangka panjang pelatihan e‑commerce terhadap peningkatan pendapatan, produktivitas, dan ketahanan kewirausahaan anggota karang taruna, sehingga dapat membangun dasar perencanaan program berkelanjutan, evaluasi kualitas pelatihan, serta identifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau hambatan yang muncul selama implementasi. Kedua, telaah interdisipliner yang menggabungkan praktik pemasaran digital, manajemen keuangan mikro, serta literasi digital, dapat menghasilkan kerangka kerja terintegrasi bagi pelaku usaha muda, yang memungkinkan optimasi adopsi teknologi, peningkatan keterampilan pemasaran online, dan diversifikasi produk, sekaligus menyesuaikan strategi pasar lokal dengan tren global. Ketiga, perlu disoroti mekanisme dukungan finansial melalui program mikro‑pinjaman atau dana desa yang ramah pengguna, disertai pelatihan akses, penggunaan, dan pengelolaan platform e‑commerce, sehingga dapat mengurangi hambatan modal, membangun kepercayaan, dan menurunkan risiko kegagalan usaha, sekaligus memperluas jaringan distribusi produk lokal kepada pasar yang lebih luas.

Read online
File size277.96 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test