ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI

Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat

Obesitas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat di Indonesia, khususnya pada Wanita Usia Subur (WUS). Kondisi ini memerlukan perhatian serius karena secara signifikan dapat meningkatkan risiko infertilitas, gangguan metabolik, penyakit kardiovaskular, serta status gizi yang buruk. Obesitas sentral, secara khusus, sangat erat kaitannya dengan ketidakseimbangan hormon yang dapat mengganggu sistem reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi obesitas yang tepat sasaran terhadap peningkatan pengetahuan mengenai obesitas, risiko infertilitas, prinsip gizi seimbang, dan pentingnya aktivitas fisik pada wanita usia subur di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan pengetahuan WUS di Kecamatan Bojongsari mengenai obesitas, kaitannya dengan infertilitas, gizi seimbang, serta pentingnya aktivitas fisik.Peningkatan skor post-test yang signifikan menunjukkan bahwa intervensi edukasi yang diberikan memiliki dampak nyata terhadap pemahaman peserta.Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh informasi baru, tetapi juga memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai risiko kesehatan akibat obesitas, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat menjadi dasar awal dalam mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat, seperti menerapkan pola makan seimbang, meningkatkan aktivitas fisik, serta mencegah terjadinya kelebihan berat badan.

Untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan dampak program, kegiatan edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkesinambungan dan terstruktur. Pelaksanaan penyuluhan secara rutin di puskesmas ataupun posyandu dapat membantu memperkuat pengetahuan yang telah diperoleh serta mendorong konsistensi dalam penerapan perilaku hidup sehat. Selain itu, diperlukan kerja sama yang sinergis antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat dalam mendukung program pencegahan obesitas di tingkat komunitas. Kegiatan edukasi selanjutnya juga disarankan untuk menggunakan metode yang lebih interaktif, seperti diskusi kelompok, demonstrasi pengolahan makanan sehat, serta praktik aktivitas fisik, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan mengaplikasikan materi yang diberikan.

  1. Literature Review : Faktor Risiko Penyebab Obesitas | Saraswati | MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA.... doi.org/10.14710/mkmi.20.1.70-74Literature Review Faktor Risiko Penyebab Obesitas Saraswati MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA doi 10 14710 mkmi 20 1 70 74
  2. Hubungan Lingkar Pinggang Dan Rasio Lingkar Pinggang-Panggul (RLPP) Terhadap Kadar Gula Puasa pada Mahasiswa... ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/article/view/27658Hubungan Lingkar Pinggang Dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul RLPP Terhadap Kadar Gula Puasa pada Mahasiswa ejournal3 undip ac index php jnc article view 27658
  3. Hubungan Sindrom Makan Malam dengan Obesitas pada Mahasiswa di Politeknik Negeri Jember | HARENA : Jurnal... publikasi.polije.ac.id/harena/article/view/4619Hubungan Sindrom Makan Malam dengan Obesitas pada Mahasiswa di Politeknik Negeri Jember HARENA Jurnal publikasi polije ac harena article view 4619
Read online
File size546.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test