YARSIYARSI
Junior Medical JournalJunior Medical JournalPenyakit diare sering terjadi, salah satu penyebabnya adalah infeksi bakteri Escherichia coli. Madu, yang dikenal sebagai obat tradisional, memiliki potensi sebagai antibakteri untuk menekan bakteri tersebut, dan penambahan metode fermentasi dapat meningkatkan fungsinya dalam kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakterial madu fermentasi ragi tempe terhadap pertumbuhan E. coli. Metodologi: penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan desain post‑test only control group. Uji efektivitas dilakukan dengan metode difusi agar cakram menggunakan variasi konsentrasi madu fermentasi ragi tempe (25%, 50%, 75%, 100%) dan kontrol positif (Ciprofloxacin) serta kontrol negatif (madu tanpa fermentasi). Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat pertumbuhan bakteri pada media MHA. Hasil: madu fermentasi ragi tempe pada semua konsentrasi tidak menunjukkan zona hambat terhadap growth E. coli, sedangkan kontrol positif menghasilkan zona hambat 36,66 mm, menandakan sangat sensitif. Simpulan: madu fermentasi ragi tempe tidak menunjukkan aktivitas antibakteri in‑vitro terhadap E. coli. Namun, dari perspektif Islam, status madu sebagai Syifa dalam Quran dan Thibbun Nabawi tetap tidak terbantahkan, dan proses fermentasi dapat dibenarkan melalui prinsip Istihalah untuk menghasilkan produk thayyib.
Madu fermentasi ragi tempe pada semua konsentrasi (25 %, 50 %, 75 % dan 100 %) tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Escherichia coli secara in‑vitro.Dari perspektif Islam, meskipun madu fermentasi ragi tempe tidak terbukti memiliki daya hambat antibakteri secara langsung dalam penelitian ini, status madu sebagai Syifa dalam Al‑Quran dan Thibbun Nabawi tetap valid.Proses fermentasi untuk meningkatkan manfaat kesehatan dapat dibenarkan melalui prinsip Istihalah untuk menghasilkan produk thayyib.
Pertama, meneliti pengaruh waktu fermentasi yang berbeda pada madu tempe spektrum antibakteri terhadap Escherichia coli, sehingga dapat menentukan titik optimal fermentasi yang menambah kandungan senyawa bioaktif. Kedua, menerapkan metode uji in‑vivo pada hewan model untuk mengevaluasi efektivitas sinergis madu fermentasi ragi tempe dengan probiotik lain seperti Lactobacillus, guna memahami interaksi komunitas mikroba pada usus. Ketiga, mengembangkan formulasi produk minuman madu fermentasi tempe kemasan aseptik dan menguji kestabilan serta potensi antibakteri jangka panjangnya, sehingga dapat diterapkan sebagai alternatif pengobatan tradisional yang aman dan berkelanjutan.
| File size | 260.29 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara penyalahgunaan narkoba dan munculnya gejala gangguan jiwa pada mantan pengguna yang tergabung dalam komunitasPenelitian menunjukkan hubungan signifikan antara penyalahgunaan narkoba dan munculnya gejala gangguan jiwa pada mantan pengguna yang tergabung dalam komunitas
YARSIYARSI Hasil: Penelitian menunjukkan mayoritas bayi mengalami pertumbuhan yang sesuai baik dalam aspek BB/U (86,2%), PB/U (84,5%), dan BB/PB (86,2%) sementaraHasil: Penelitian menunjukkan mayoritas bayi mengalami pertumbuhan yang sesuai baik dalam aspek BB/U (86,2%), PB/U (84,5%), dan BB/PB (86,2%) sementara
YARSIYARSI Selain itu, tingkat stres akademik juga bervariasi di antara responden, dengan sebagian besar mahasiswa melaporkan tingkat stres tinggi yang dapat memengaruhiSelain itu, tingkat stres akademik juga bervariasi di antara responden, dengan sebagian besar mahasiswa melaporkan tingkat stres tinggi yang dapat memengaruhi
YARSIYARSI Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup sedenter dan screentime gawai terhadap risiko PJK terhadap pegawai di RSStudi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup sedenter dan screentime gawai terhadap risiko PJK terhadap pegawai di RS
YARSIYARSI Kopi hitam kaya akan kafein berfungsi untuk mendukung daya ingat dan kemampuan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kopiKopi hitam kaya akan kafein berfungsi untuk mendukung daya ingat dan kemampuan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kopi
PELNIPELNI Terapi relaksasi autogenic dilakukan 1 kali pemberian sehari selama 3 hari dengan durasi 15–20 menit. Penurunan kadar gula darah sewaktu terlihat dariTerapi relaksasi autogenic dilakukan 1 kali pemberian sehari selama 3 hari dengan durasi 15–20 menit. Penurunan kadar gula darah sewaktu terlihat dari
UnmulUnmul Tujuan: mengetahui perbedaan status kebersihan mulut berdasarkan indeks OHI-S antara masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna airTujuan: mengetahui perbedaan status kebersihan mulut berdasarkan indeks OHI-S antara masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna air
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai Diabetes Mellitus dengan nilai rata‑rata Pre‑test 9,47 menjadi 19,67 dan uji paired T‑testHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai Diabetes Mellitus dengan nilai rata‑rata Pre‑test 9,47 menjadi 19,67 dan uji paired T‑test
Useful /
YARSIYARSI vaginalis menyerang organ reproduksi wanita, menyebabkan kerusakan jaringan epitel dan memanfaatkan bakteri serta leukosit untuk berkembang biak. Dalamvaginalis menyerang organ reproduksi wanita, menyebabkan kerusakan jaringan epitel dan memanfaatkan bakteri serta leukosit untuk berkembang biak. Dalam
YARSIYARSI Kasus: seorang anak perempuan datang ke IGD dengan keluhan demam sejak tujuh hari sebelum masuk rumah sakit, disertai gejala nyeri seluruh lapang abdomen,Kasus: seorang anak perempuan datang ke IGD dengan keluhan demam sejak tujuh hari sebelum masuk rumah sakit, disertai gejala nyeri seluruh lapang abdomen,
YARSIYARSI Metode TaqMan digunakan dalam penelitian ini untuk genotipe polimorfisme SNP rs4646243 [T>C], rs4646244 [T>A], rs4646267 [A>G], rs4345600 [A>G], dan rs4646246Metode TaqMan digunakan dalam penelitian ini untuk genotipe polimorfisme SNP rs4646243 [T>C], rs4646244 [T>A], rs4646267 [A>G], rs4345600 [A>G], dan rs4646246
YARSIYARSI Penelitian ini menilai keakuratan Skor Alvarado dalam menegakkan diagnosis apendisitis akut dengan membandingkannya terhadap temuan intraoperatif padaPenelitian ini menilai keakuratan Skor Alvarado dalam menegakkan diagnosis apendisitis akut dengan membandingkannya terhadap temuan intraoperatif pada