YARSIYARSI

Junior Medical JournalJunior Medical Journal

Kelahiran prematur didefinisikan sebagai kelahiran anak di bawah 37 minggu masa kehamilan. Kelahiran prematur dihubungkan dengan small for gestational age (SGA) dan memiliki resiko yang lebih tinggi dalam mengalami gangguan tumbuh kembang. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai deteksi dini gangguan tumbuh kembang pada bayi di masa emas (golden period). Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan data kualitatif dan desain cross-sectional pada bayi kurang dari 2 tahun dengan Riwayat lahir premature di RS YARSI. Jumlah smapel sebanyak 58 bayi dan data diambil menggunakan kuesioner KPSP dan kurva pertumbuhan WHO. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square dan p-value < 0,05. Hasil : Penelitian menunjukkan mayoritas bayi mengalami pertumbuhan yang sesuai baik dalam aspek BB/U (86,2%), PB/U (84,5%), dan BB/PB (86,2%) sementara dalam aspek perkembangan bayi dengan gangguan sebanyak 26 bayi (44,8%). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prematur dengan pertumbuhan tetapi terdapat hubungan yanh signifikan antara premature dengan perkembangan bayi.

Mayoritas sampel memiliki riwayat prematur dengan usia gestasi >32 minggu.Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kelahiran prematur dengan pertumbuhan bayi usia kurang dari 2 tahun pada aspek BB/U, PB/U, atau BB/PB.Terdapat hubungan yang signifikan antara kelahiran prematur dengan perkembangan bayi usia kurang dari 2 tahun.

Riset lanjutan dapat memfokuskan pada dampak jangka panjang perkembangan kognitif dan bahasa pada anak prematur hingga usia sekolah, untuk mengetahui apakah gangguan yang terdeteksi di usia 2 tahun masih berlanjut atau dapat diintervensi. Selanjutnya, peneliti dapat mengevaluasi efektivitas program dukungan orang tua yang terstruktur (misalnya pelatihan stimulasi perkembangan dan perawatan nutrisi) terhadap pencapaian milestone perkembangan pada bayi prematur. Akhirnya, studi komparatif mengenai biaya dan manfaat dari pemeriksaan perkembangan rutin di rumah sakit atau puskesmas akan membantu memandu kebijakan kesehatan publik agar lebih efisien dan terjangkau.

Read online
File size210.77 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test