LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA
Jurnal Bhakti Civitas AkademikaJurnal Bhakti Civitas AkademikaPemahaman masyarakat terutama ibu dan remaja putri tentang stunting pada anak masih sangat minim, sehingga anak merupakan kelompok yang menjadi pusat perhatian pada pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat terutama ibu dan remaja putri dalam inovasi pencegahan stunting pada kelompok beresiko tinggi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode promosi kesehatan yaitu meliputi pendekatan dan pemberian edukasi. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 individu yang terdiri dari ibu pkk dan remaja putri. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan kesehatan, 80 % peserta mengungkapkan baru mengetahui stunting dan cara pencegahanya. Seluruh (100 %) peserta mampu mengetahui penyebab stunting dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa hasil Pengetahuan masyarakat tentang stunting dapat meningkat dengan mengoptimalkan peran keluarga terutama ibu dan remaja putri dalam mengasuh anak maupun peran dalam keluarga tentang Cegah Stunting Dengan Pola Makan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Selama Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Edukasi terkait stunting merupakan hal penting yang saat ini harus dilakukan kepada masyarakat.Kondisi ini menjadi semakin penting karena tanpa adanya informasi dan pengetahuan yang memadai mengenai stunting akan menjadikan ibu balita cenderung mengabaikan kondisi balitanya.Semakin dini kondisi stunting terdeteksi, maka semakin besar pula kesempatan bagi balita stunting untuk bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.
Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan gerakan bersama antara pemerintah, civitas akademika, dan masyarakat. Implementasi kebijakan yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan stunting. Selain itu, edukasi tentang stunting harus terus dilakukan kepada masyarakat, terutama kepada ibu dan remaja putri, agar mereka memiliki pengetahuan yang memadai tentang stunting dan cara pencegahannya. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan stunting sejak dini.
| File size | 403.54 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Madu fermentasi ragi tempe pada semua konsentrasi (25 %, 50 %, 75 % dan 100 %) tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan EscherichiaMadu fermentasi ragi tempe pada semua konsentrasi (25 %, 50 %, 75 % dan 100 %) tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Escherichia
YARSIYARSI Selain itu, tingkat stres akademik juga bervariasi di antara responden, dengan sebagian besar mahasiswa melaporkan tingkat stres tinggi yang dapat memengaruhiSelain itu, tingkat stres akademik juga bervariasi di antara responden, dengan sebagian besar mahasiswa melaporkan tingkat stres tinggi yang dapat memengaruhi
YARSIYARSI Prevalensi keputihan akibat Trichomonas vaginalis pada wanita di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta dari Januari–September 2024, mencapai 0,7%Prevalensi keputihan akibat Trichomonas vaginalis pada wanita di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta dari Januari–September 2024, mencapai 0,7%
SARI MUTIARASARI MUTIARA Risiko kejadian diabetes dapat diasosiasikan dengan angka prediabetes. Faktor-faktor gaya hidup, pola makan yang kurang baik, genetik, dan komposisi tubuhRisiko kejadian diabetes dapat diasosiasikan dengan angka prediabetes. Faktor-faktor gaya hidup, pola makan yang kurang baik, genetik, dan komposisi tubuh
PELNIPELNI Intervensi senam kaki selama 5 hari menujukkan penurunan signifikan kadar gula darah pada pasien DM di Kelurahan Cipayung, dari rata-rata 167 mg/dl menjadiIntervensi senam kaki selama 5 hari menujukkan penurunan signifikan kadar gula darah pada pasien DM di Kelurahan Cipayung, dari rata-rata 167 mg/dl menjadi
PELNIPELNI Penelitian ini membuktikan bahwa terapi relaksasi autogenic mampu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan KarangPenelitian ini membuktikan bahwa terapi relaksasi autogenic mampu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Karang
UTSUTS Ketika seseorang masih muda, mereka biasanya mengembangkan kebiasaan makan yang tidak sehat. Misalnya, daripada mengonsumsi makanan sehat, banyak anakKetika seseorang masih muda, mereka biasanya mengembangkan kebiasaan makan yang tidak sehat. Misalnya, daripada mengonsumsi makanan sehat, banyak anak
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Diagnosis penyakit lambung di Pusat Kesehatan Tanjung Ria seringkali membutuhkan banyak waktu dan uang bagi pasien. Barisan panjang dan biaya konsultasiDiagnosis penyakit lambung di Pusat Kesehatan Tanjung Ria seringkali membutuhkan banyak waktu dan uang bagi pasien. Barisan panjang dan biaya konsultasi
Useful /
YARSIYARSI Hasil penelitian menunjukkan (62,3%) hanya melakukan sarapan pagi selama 1-3 hari dalam 1 minggu. Sebanyak 157 responden (89,7%) berada pada kategori konsentrasiHasil penelitian menunjukkan (62,3%) hanya melakukan sarapan pagi selama 1-3 hari dalam 1 minggu. Sebanyak 157 responden (89,7%) berada pada kategori konsentrasi
YARSIYARSI Metode TaqMan digunakan dalam penelitian ini untuk genotipe polimorfisme SNP rs4646243 [T>C], rs4646244 [T>A], rs4646267 [A>G], rs4345600 [A>G], dan rs4646246Metode TaqMan digunakan dalam penelitian ini untuk genotipe polimorfisme SNP rs4646243 [T>C], rs4646244 [T>A], rs4646267 [A>G], rs4345600 [A>G], dan rs4646246
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Dalam kasus yang serius seperti luka bakar, persalinan, dan kecelakaan, transfusi darah memiliki kemungkinan diperlukan karena kekurangan darah. DalamDalam kasus yang serius seperti luka bakar, persalinan, dan kecelakaan, transfusi darah memiliki kemungkinan diperlukan karena kekurangan darah. Dalam
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Pentingnya edukasi gizi seimbang pada anak pra sekolah sebagai upaya peningkatan pengetahuan orang tua sebagai bagian pencehaan permasalahan gizi padaPentingnya edukasi gizi seimbang pada anak pra sekolah sebagai upaya peningkatan pengetahuan orang tua sebagai bagian pencehaan permasalahan gizi pada