UHTUHT

Hang Tuah Medical JournalHang Tuah Medical Journal

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit dengan tingkat kematian dan kesakitan tertinggi di dunia di antara semua penyakit kardiovaskular, yaitu sekitar 43% dari kasus. Untuk mengatasinya, pengobatan farmakologis harus dievaluasi berdasarkan prinsip penggunaan obat yang rasional, yang meliputi indikasi yang tepat, pemilihan obat yang tepat, penargetan pasien yang tepat, dan dosis yang tepat. Evaluasi penggunaan obat yang rasional bertujuan untuk memastikan pasien menerima pengobatan yang efektif dan diperlukan dengan tetap mempertimbangkan efisiensi biaya. Penerapan terapi obat yang rasional penting tidak hanya untuk keberhasilan manajemen penyakit tetapi juga untuk meningkatkan kualitas dan hasil perawatan ini menggunakan metode analitik kesehatan secara keseluruhan. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional retrospektif dan purposive sampling. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien yang didiagnosis dengan penyakit jantung koroner yang dirawat di Poli Jantung dan Pembuluh Darah RSPAL Dr. Ramelan Surabaya antara Januari- Maret 2023. Kelompok usia pasien terbanyak berkisar antara 56 hingga 65 tahun, yaitu sebanyak 113 orang (33,43%). Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas pengguna obat penyakit jantung koroner adalah laki-laki, yaitu sebanyak 240 pasien (71%). Mengenai penyakit penyerta, sebagian besar pasien memiliki kondisi kesehatan tambahan, dengan 296 orang (88%) yang terkena dampaknya. Evaluasi penggunaan obat yang rasional menunjukkan persentase berikut: tepat indikasi (78,70%), tepat obat (82,25%), tepat dosis (100%), dan tepat pasien (99,11%). Secara keseluruhan, penggunaan obat yang rasional untuk penyakit jantung koroner dalam pengaturan rawat jalan ini ditetapkan sebesar 94,30%, yang menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap prinsip-prinsip peresepan rasional.

Evaluasi penggunaan obat pada pasien PJK di Instalasi Rawat Jalan Poli Jantung dan Pembuluh Darah RSPAL dr.Ramelan Surabaya (Januari‑Maret 2023) menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki‑laki (71%) dan berusia 56‑65 tahun (33,43%).Sebanyak 88% pasien memiliki komorbiditas, dengan tingkat kepatuhan rasionalitas obat tinggi.indikasi tepat 78,70%, obat tepat 82,25%, dosis tepat 100%, dan pasien tepat 99,11%.Secara keseluruhan, rasionalitas penggunaan obat mencapai 94,30%, mencerminkan kepatuhan yang tinggi terhadap prinsip peresepan rasional.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara prospektif hubungan antara rasionalitas penggunaan obat pada pasien PJK dengan outcome klinis seperti mortalitas, readmisi, dan kualitas hidup, dengan melibatkan beberapa rumah sakit guna meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, uji coba intervensi berbasis pelatihan dan audit preskripsi bagi tenaga medis dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan persentase indikasi, obat, dosis, dan pasien yang tepat, serta menilai dampak ekonominya. Selanjutnya, studi kualitatif yang menggali persepsi dan hambatan pasien serta penyedia layanan kesehatan terhadap penerapan terapi obat rasional dapat memberikan wawasan mendalam untuk mengoptimalkan strategi implementasi kebijakan di masa depan.

  1. Carvedilol – is it still the primus inter pares among b-blockers? | Ostrowska | Medical Research... doi.org/10.5603/MRJ.2018.0028Carvedilol Ae is it still the primus inter pares among b blockers Ostrowska Medical Research doi 10 5603 MRJ 2018 0028
  2. The Global Burden of Cardiovascular Diseases and Risk: A Compass for Future Health | JACC. global burden... jacc.org/doi/10.1016/j.jacc.2022.11.005The Global Burden of Cardiovascular Diseases and Risk A Compass for Future Health JACC global burden jacc doi 10 1016 j jacc 2022 11 005
  3. Evaluasi Penggunaan Obat Berdasarkan Indikator Kinerja Pelayanan Kefarmasian Pada Puskesmas Wilayah Kota... doi.org/10.22146/farmaseutik.v1i1.54770Evaluasi Penggunaan Obat Berdasarkan Indikator Kinerja Pelayanan Kefarmasian Pada Puskesmas Wilayah Kota doi 10 22146 farmaseutik v1i1 54770
  4. Terapi Antiangina untuk Angina Pektoris Stabil | Cermin Dunia Kedokteran. terapi antiangina angina pektoris... cdkjournal.com/index.php/cdk/article/view/330Terapi Antiangina untuk Angina Pektoris Stabil Cermin Dunia Kedokteran terapi antiangina angina pektoris cdkjournal index php cdk article view 330
Read online
File size205.07 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test