UKRIMUKRIM

Infact: International Journal of ComputersInfact: International Journal of Computers

Era digital telah membawa perubahan signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang fotografi. Foto digital menawarkan kemudahan sekaligus risiko, karena dapat dengan mudah dimodifikasi menggunakan perangkat lunak pengedit gambar, sehingga semakin sulit membedakan antara gambar asli dan hasil manipulasi. Manipulasi gambar dapat menyebar luas melalui media sosial, menimbulkan keraguan publik terhadap keaslian informasi, dan sering dilakukan untuk kepentingan pribadi. Untuk mengatasi hal ini, bidang forensik gambar digital muncul sebagai metode ilmiah yang memverifikasi keaslian gambar melalui bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan mendeteksi pemalsuan pada foto digital dengan menganalisis metadata menggunakan alat offline JPEGsnoop dan alat online Forensically Beta, serta menunjukkan perbedaan metadata yang mengindikasikan adanya manipulasi pada gambar.

Analisis metadata dan teknik Error Level Analysis (ELA) menunjukkan bahwa foto pertama tidak mengalami perubahan.tidak terdapat indikasi manipulasi pada metadata maupun distribusi kesalahan, sehingga dapat dipastikan keasliannya.Sebaliknya, foto kedua menunjukkan perubahan pada metadata, termasuk penggunaan Adobe Photoshop dan tanggal modifikasi, serta distribusi kesalahan yang tidak seragam, yang mengindikasikan adanya manipulasi digital.Dengan demikian, dari dua foto yang diuji, satu merupakan gambar asli sementara yang lainnya merupakan hasil manipulasi yang dapat diidentifikasi melalui analisis forensik.

Penelitian selanjutnya dapat menguji keefektifan analisis metadata pada dataset yang lebih besar dan mencakup berbagai format gambar, seperti PNG dan RAW, untuk menilai generalisasi metode ini dalam konteks yang lebih luas. Selanjutnya, dikembangkan model pembelajaran mesin yang mengintegrasikan data metadata dengan fitur tingkat piksel guna meningkatkan akurasi deteksi manipulasi gambar secara otomatis dan real‑time. Selain itu, diperlukan studi mengenai ketahanan teknik berbasis metadata terhadap teknik anti‑forensik seperti penghapusan atau penyamaran metadata, sehingga dapat mengidentifikasi batasan dan memperkuat strategi deteksi dalam situasi yang sengaja dibuat untuk mengelak dari analisis forensik.

  1. ANALISIS FORENSIC CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN TEKNIK ERROR LEVEL ANALYSIS DAN METADATA BERDASARKAN METODE... ejournal.itn.ac.id/index.php/jati/article/view/6660ANALISIS FORENSIC CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN TEKNIK ERROR LEVEL ANALYSIS DAN METADATA BERDASARKAN METODE ejournal itn ac index php jati article view 6660
  2. ANALISIS FORENSIK ORIGINALITAS GAMBAR MENGGUNAKAN AUTOPSY DAN OPENCV | JURNAL SATYA INFORMATIKA. analisis... ojs-teknik.usni.ac.id/index.php/jsk/article/view/236ANALISIS FORENSIK ORIGINALITAS GAMBAR MENGGUNAKAN AUTOPSY DAN OPENCV JURNAL SATYA INFORMATIKA analisis ojs teknik usni ac index php jsk article view 236
  3. Analisis Visual Fotografi Pre-Wedding Konsep Street Fotografi Karya Naturallica Photo | Fajar | Jurnal... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Jurnal_Desain/article/view/8579Analisis Visual Fotografi Pre Wedding Konsep Street Fotografi Karya Naturallica Photo Fajar Jurnal journal lppmunindra ac index php Jurnal Desain article view 8579
  4. Analisis Digital Forensik Metadata pada Rekayasa Digital Image sebagai barang bukti Digital | Infact:... doi.org/10.61179/jurnalinfact.v8i01.439Analisis Digital Forensik Metadata pada Rekayasa Digital Image sebagai barang bukti Digital Infact doi 10 61179 jurnalinfact v8i01 439
Read online
File size422.23 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test