STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweJurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweDismenorea merupakan masalah ginekologis yang umum terjadi pada wanita usia produktif. Akibat dari nyeri dismenorea yang dirasakan oleh remaja adalah dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar, pada saat kram perut remaja memilih untuk beristirahat di UKS dan tidak mengikuti aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat . Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel yaitu 201 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling menggunakan alat ukur berupa kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dimana analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden mengalami nyeri haid dengan kategori ringan yaitu sebanyak 104 orang (51,7%) dengan usia menarche kategori normal sebanyak 155 orang (77,1%), memiliki status gizi kategori kurus sebanyak 103 orang (51,2%). 166 orang (77%) memiliki siklus haid kategori normal, 156 orang (77,6%) memiliki lama haid kategori normal, 166 orang (77%) memiliki riwayat keluarga mengalami dismenorea. Untuk mengurangi nyeri yang disebabkan oleh haid, siswa dapat melakukan istirahat untuk merelaksasi tubuh dan membuatnya lebih nyaman serta dapat membantu siswa menjadi lebih santai dan lebih tenang. Selain itu, instansi kesehatan setempat agar dapat bekerja sama dengan pihak sekolah terkait penyebaran informasi kesehatan reproduksi remaja khususnya dismenorea.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan terhadap 201 remaja putri di Di MTsN 2 Aceh Besar pada 10 sampai 21 Desember 2024 didapatkan bahwa mayoritas responden mengalami nyeri haid dengan kategori ringan yaitu sebanyak 104 orang (51,7%).Sebagian besar responden berada pada usia 14 tahun yaitu sebanyak 63 orang (31,3%) dan memiliki usia menarche kategori normal sebanyak 155 orang (77,1%).Status gizi mayoritas responden berada dalam kategori kurus sebanyak 103 orang (51,2%).Sebanyak 166 orang (77%) memiliki siklus haid kategori normal dan 156 orang (77,6%) memiliki lama haid yang juga kategori normal.Selain itu, mayoritas responden memiliki riwayat keluarga yang mengalami dismenorea sebanyak 166 orang (77%).Untuk konsumsi sayuran dan buah didapatkan mayoritas responden mengkonsumsi sayuran dan buah sebanyak 181 orang (90%) serta rutin mengkonsumsi fast food sebanyak 191 orang (95%).Sementara itu, mayoritas responden tidak melakukan olahraga sebanyak 166 orang (82,6%).
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi penanganan nyeri haid yang berbeda pada remaja putri, seperti mengonsumsi makanan seimbang, olahraga, dan penggunaan obat-obatan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi tingkat dismenorea, seperti usia menarche, siklus menstruasi, dan konsumsi makanan cepat saji. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi penanganan yang lebih efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan remaja putri.
| File size | 433.19 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JCEHJCEH Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan perilaku seksual remaja di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). DesainPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan perilaku seksual remaja di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Desain
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah pada remaja calon pengantin, khususnya terkait peningkatanPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah pada remaja calon pengantin, khususnya terkait peningkatan
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Sampel purposif pasien DM usia produktif umur 20–45 yang telah menjalani terapi DM minimal 2 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara in-depth interview,Sampel purposif pasien DM usia produktif umur 20–45 yang telah menjalani terapi DM minimal 2 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara in-depth interview,
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 204 responden (73,9%) memiliki pengetahuan tentang LGBT dengan kategori tinggi, sekitar 36 responden (13%)Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 204 responden (73,9%) memiliki pengetahuan tentang LGBT dengan kategori tinggi, sekitar 36 responden (13%)
JURNALBIKESJURNALBIKES Namun, dalam pelaksanaanya terdapat tantangan signifikan meliputi hambatan geografis, distribusi logistik yang tidak optimal, rendahnya kesadaran masyarakatNamun, dalam pelaksanaanya terdapat tantangan signifikan meliputi hambatan geografis, distribusi logistik yang tidak optimal, rendahnya kesadaran masyarakat
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi pemberian makanan fungsional buncis terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus tipe II.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi pemberian makanan fungsional buncis terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus tipe II.
UMKLAUMKLA Pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar, lukisan, foto, film, video terawang, tayangan atau media komunikasi. Tujuan penelitian ini mengetahuiPornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar, lukisan, foto, film, video terawang, tayangan atau media komunikasi. Tujuan penelitian ini mengetahui
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan efektivitas diskusi kelompok dan penyuluhan pendidikan seksual terhadap perubahanPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan efektivitas diskusi kelompok dan penyuluhan pendidikan seksual terhadap perubahan
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Hasil dan Pembahasan: Terdapat perbedaan yang signifikan disfagia sebelum dan setelah dilakukan tindakan (pvalue 0,000). Kesimpulan: teknik Chin Tuck AgainstHasil dan Pembahasan: Terdapat perbedaan yang signifikan disfagia sebelum dan setelah dilakukan tindakan (pvalue 0,000). Kesimpulan: teknik Chin Tuck Against
STIKMKSSTIKMKS Tujuan: Untuk mengeksplorasi secara mendalam respons sosial dan budaya terhadap krisis pelayanan kesehatan. Metode: Pendekatan kualitatif studi kasus,Tujuan: Untuk mengeksplorasi secara mendalam respons sosial dan budaya terhadap krisis pelayanan kesehatan. Metode: Pendekatan kualitatif studi kasus,
STIKMKSSTIKMKS Hasil menunjukkan peningkatan fungsi kognitif secara bermakna pada kedua kelompok, dengan peningkatan lebih besar pada kelompok perlakuan. Selain itu,Hasil menunjukkan peningkatan fungsi kognitif secara bermakna pada kedua kelompok, dengan peningkatan lebih besar pada kelompok perlakuan. Selain itu,
STIKMKSSTIKMKS Prevalensi stunting pada anak di Indonesia mencapai 32,8%. Meskipun telah banyak upaya dilakukan, angka stunting masih tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuanPrevalensi stunting pada anak di Indonesia mencapai 32,8%. Meskipun telah banyak upaya dilakukan, angka stunting masih tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan