IAIN SUIAIN SU
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan SosialKomunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan SosialPenelitian ini menganalisis experiential communication sebagai proses pembentukan makna (meaning-making) dalam memengaruhi minat karier pertanian pada Generasi Z melalui pendekatan lintas jenjang pendidikan. Penelitian menggunakan desain mixed-methods explanatory sequential, dengan data kuantitatif dari 136 siswa SMK Pertanian Banjarbaru dan data kualitatif melalui diskusi kelompok terarah (FGD) dengan mahasiswa agribisnis ULM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat karier berada pada kategori sangat tinggi, dengan dominasi dimensi afektif dan konatif dibandingkan kognitif, yang mengindikasikan bahwa minat lebih banyak dibentuk oleh pengalaman dan keterlibatan emosional daripada pemahaman konseptual. Tingkat motivasi siswa juga sangat tinggi, ditandai oleh kombinasi motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang mencerminkan proses internalisasi yang sedang berlangsung. Temuan kualitatif menegaskan bahwa experiential communication berfungsi sebagai mekanisme komunikasi transformasional yang mampu mengurangi stereotip negatif serta membentuk pemahaman baru mengenai potensi sektor pertanian. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa experiential communication merupakan proses pembentukan makna yang berperan penting dalam membentuk orientasi karier Generasi Z di sektor pertanian.
Penelitian ini mengonfirmasi bahwa minat karier pertanian Generasi Z adalah hasil dari proses komunikasi experiential yang bekerja melalui mekanisme pembentukan dan internalisasi makna, bukan sekadar akumulasi pengetahuan kognitif.Secara kuantitatif, minat karier siswa SMK Pertanian Banjarbaru berada pada kategori tinggi (80,74%), dengan dimensi afektif sebagai komponen terkuat (86,19%), diikuti konatif (84,71%), dan kognitif (71,32%).Motivasi karier berada pada kategori sangat tinggi (83,67%), dengan motivasi ekstrinsik (85,07%) sedikit lebih dominan daripada intrinsik (82,26%), menunjukkan proses internalisasi yang sedang berlangsung tetapi belum optimal.Secara kualitatif, experiential communication bekerja melalui empat mekanisme komunikatif yang saling terkait.(1) disrupsi persepsi negatif dan rekonstruksi makna melalui pengalaman langsung.(2) rekonstruksi realitas ekonomi pertanian dari subsisten ke agribisnis modern.(3) identifikasi sosial melalui peran model petani muda yang mengurangi jarak psikologis antara individu dan karier pertanian.dan (4) kesenjangan naratif yang menghambat terjemahan minat menjadi keputusan karier konkret.pertama, institusi pendidikan pertanian perlu merancang komunikasi experiential secara sistematis dan reflektif sebagai inti kurikulum, bukan sekadar pelengkap.kedua, sistem komunikasi karier pertanian perlu diperkuat dengan narasi karier yang jelas, konkret, dan kontekstual - termasuk melalui peran model petani muda dan platform digital yang relevan dengan Generasi Z.ketiga, kebijakan pertanian perlu menjamin aksesibilitas jalur karier yang jelas dan dukungan modal untuk menjembatani kesenjangan antara minat karier dan komitmen.Penelitian lanjutan longitudinal dan lintas regional sangat dianjurkan untuk memvalidasi model komunikasi experiential yang dihasilkan dalam konteks yang lebih beragam.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dan lintas regional untuk memvalidasi model komunikasi experiential dalam konteks yang lebih beragam. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih fokus pada peran model petani muda dan platform digital dalam membentuk minat karier pertanian Generasi Z. Terakhir, penelitian tentang kebijakan pertanian yang menjamin aksesibilitas jalur karier dan dukungan modal juga penting untuk dilakukan, agar dapat menjembatani kesenjangan antara minat karier dan komitmen.
- An Agricultural Career through the Lens of Young People | MDPI. agricultural career lens young people... mdpi.com/2071-1050/15/14/11148An Agricultural Career through the Lens of Young People MDPI agricultural career lens young people mdpi 2071 1050 15 14 11148
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10460-022-10335-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10460 022 10335 0
- . 0 doi.org/10.3390/su13169120A 0 doi 10 3390 su13169120
| File size | 299.17 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Penekanan neoliberal pada efisiensi pasar telah memprioritaskan penghematan biaya, memperpanjang ketimpangan struktural, dan menghambat kesetaraan substansialPenekanan neoliberal pada efisiensi pasar telah memprioritaskan penghematan biaya, memperpanjang ketimpangan struktural, dan menghambat kesetaraan substansial
USUUSU Penelitian ini menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus melampaui retorika menuju kebijakan inklusif yang peka terhadap konteks, didukung oleh kerangkaPenelitian ini menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus melampaui retorika menuju kebijakan inklusif yang peka terhadap konteks, didukung oleh kerangka
UMUM Proses ini dipengaruhi oleh beberapa faktor internal (grit) dan eksternal (dukungan orangtua). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gritProses ini dipengaruhi oleh beberapa faktor internal (grit) dan eksternal (dukungan orangtua). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh grit
UNMUNM Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui gambaran kebutuhan media podcast dalam memberikan informasi karier di SMAN 9 Makassar: 2) Untuk mengetahuiTujuan penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui gambaran kebutuhan media podcast dalam memberikan informasi karier di SMAN 9 Makassar: 2) Untuk mengetahui
USUUSU Dalam konteks ini, penulis akan menganalisis komposisi partai politik Islam dalam Pemilihan Umum 2024 untuk memahami bagaimana dinamika politik dan representasiDalam konteks ini, penulis akan menganalisis komposisi partai politik Islam dalam Pemilihan Umum 2024 untuk memahami bagaimana dinamika politik dan representasi
USUUSU Oleh karena itu, sangat esensial untuk membangun kepastian hukum yang konkret dan menuntaskan kontradiksi antara Undang-Undang OJK dengan UUPM agar tercapaiOleh karena itu, sangat esensial untuk membangun kepastian hukum yang konkret dan menuntaskan kontradiksi antara Undang-Undang OJK dengan UUPM agar tercapai
USUUSU Implementasi praktik kehutanan sosial, termasuk pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, bertujuan untuk mengurangi emisi karbonImplementasi praktik kehutanan sosial, termasuk pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, bertujuan untuk mengurangi emisi karbon
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Adapun solusi dalam meningkatkan literasi matematika diantaranya, meningkatkan kemampuan awal siswa, meningkatkan kepercayaan diri siswa, dan meningkatkanAdapun solusi dalam meningkatkan literasi matematika diantaranya, meningkatkan kemampuan awal siswa, meningkatkan kepercayaan diri siswa, dan meningkatkan
Useful /
IAIN SUIAIN SU Pertama, institusionalisme historis menjelaskan bagaimana warisan kelembagaan dari berbagai periode perkembangan membentuk pola ketergantungan jalur (pathPertama, institusionalisme historis menjelaskan bagaimana warisan kelembagaan dari berbagai periode perkembangan membentuk pola ketergantungan jalur (path
IAIN SUIAIN SU Publikasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi Filipina memainkan peran penting dalam jurnalisme pembangunan, namun tren jangka panjang konten komunikasiPublikasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi Filipina memainkan peran penting dalam jurnalisme pembangunan, namun tren jangka panjang konten komunikasi
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Pemerintah Kab. Donggala mempunyai target dalam penyelesaian pelaksanaan yaitu bangunan rumah masyarakat selesai rampung pada desember 2019, namun sampaiPemerintah Kab. Donggala mempunyai target dalam penyelesaian pelaksanaan yaitu bangunan rumah masyarakat selesai rampung pada desember 2019, namun sampai
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Perlu adanya kajian ulang terhadap beban kurikulum dan standar isi mata pelajaran PKn agar lebih sesuai dengan perkembangan siswa dan memberikan ruangPerlu adanya kajian ulang terhadap beban kurikulum dan standar isi mata pelajaran PKn agar lebih sesuai dengan perkembangan siswa dan memberikan ruang