UMUM

Jurnal Sains PsikologiJurnal Sains Psikologi

Pengambilan keputusan karier merupakan suatu proses pemilihan jalur karier yang melibatkan penggalian informasi, identifikasi hambatan, dan evaluasi alternatif dalam diri individu. Proses ini dipengaruhi oleh beberapa faktor internal (grit) dan eksternal (dukungan orangtua). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh grit dan dukungan orangtua terhadap pengambilan keputusan karier. Sebanyak 187 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Responden dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berbasis skala likert yang terdiri dari Grit Scale, Perceived Parental Autonomy Support Scale (P-PASS), dan Career Decision Making-Proficiency Scale (CDMPS). Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan nilai F sebesar 27,63 dengan taraf signifikansi 0,001 (< 0,05) yang menunjukkan bahwa variabel grit dan dukungan orangtua secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan karier. Secara parsial grit memiliki kontribusi dominan sebesar 90,28%, sedangkan dukungan orangtua sebesar 9,72%. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi grit yang dimiliki seseorang, semakin baik pula strategi yang dihasilkan untuk membuat keputusan karier.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ketabahan dan dukungan orangtua secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan karier pada siswa SMA.Ketabahan sebagai bentuk konsistensi individu dalam mencapai tujuan jangka panjang memiliki peran lebih dominan dibandingkan dukungan orangtua dalam proses pengambilan keputusan karier.Penguatan karakter melalui pengembangan ketabahan serta dukungan positif dari lingkungan, khususnya keluarga, penting dalam membantu siswa membuat keputusan karier secara lebih matang dan terarah.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh kombinasi ketabahan dan pola asuh orang tua terhadap kematangan karier siswa SMA di berbagai latar belakang sosial ekonomi, untuk memahami apakah dukungan orang tua menjadi lebih signifikan pada kelompok tertentu meskipun secara umum berkontribusi kecil. Kedua, penting untuk mengkaji peran ketabahan dalam pengambilan keputusan karier jangka panjang, misalnya dengan studi longitudinal yang melacak siswa SMA hingga masa awal karier mereka, guna mengevaluasi apakah ketabahan yang tinggi berdampak pada konsistensi dan kepuasan karier di masa depan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas intervensi sekolah berbasis pelatihan ketabahan, seperti program pengembangan karakter atau konseling berkelanjutan, dalam meningkatkan kemandirian dan kematangan siswa saat memilih jalur pendidikan dan karier, serta bagaimana orang tua dapat dilibatkan secara aktif tanpa mengurangi otonomi siswa. Temuan dari ketiga arah penelitian ini dapat membantu merancang pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan dalam pendampingan karier bagi remaja.

  1. PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH REMAJA PEREMPUAN (STUDI KASUS PADA REMAJA AKHIR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN... journal.unpas.ac.id/index.php/humanitas/article/view/9706PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH REMAJA PEREMPUAN STUDI KASUS PADA REMAJA AKHIR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN journal unpas ac index php humanitas article view 9706
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-3514.92.6.1087APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 3514 92 6 1087
  3. Development and validation of career decision making proficiency scale | Journal of Asian Scientific... archive.aessweb.com/index.php/5003/article/view/5077Development and validation of career decision making proficiency scale Journal of Asian Scientific archive aessweb index php 5003 article view 5077
  4. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/a0039325APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 a0039325
  5. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037//0003-066x.55.1.68APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066x 55 1 68
Read online
File size325.66 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test