YARSIYARSI

Junior Medical JournalJunior Medical Journal

Sekitar 31% populasi global berusia ≥15 tahun tidak cukup aktif secara fisik, sehingga menyebabkan 3,2 juta kematian setiap tahun. Di Indonesia, gaya hidup sedenter meningkat dari 26,1% (2013) menjadi 33,5% (2018), dengan 24,1% penduduk menjalani perilaku sedenter ≥6 jam per hari. Perilaku sedenter menyumbang sepertiga kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) di AS, dengan 1,9 juta kematian dini menurut WHO. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup sedenter dan screentime gawai terhadap risiko PJK terhadap pegawai di RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan, didapatkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara gaya hidup sedenter dan durasi screentime dengan risiko penyakit jantung koroner.Perbedaan penelitian sebelumnya dapat didasarkan pada perbedaan rerata usia dan jenis kelamin subjek penelitian.Penelitian lebih lanjut disarankan dilakukan dengan sampel lebih besar dan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas tidur untuk analisis risiko PJK yang lebih akurat.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi dengan sampel yang lebih beragam, termasuk rentang usia yang lebih luas dan proporsi jenis kelamin yang seimbang. Selain itu, perlu dipertimbangkan variabel tambahan seperti pola makan, stres, dan kualitas tidur untuk menganalisis risiko PJK secara lebih komprehensif. Penelitian ini dapat membantu memahami hubungan antara gaya hidup sedentari, screentime, dan risiko penyakit jantung koroner secara lebih mendalam, serta memberikan rekomendasi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko tersebut.

  1. Psychosocial stress, food preferences, and screen time with nutritional status of women of reproductive... ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/article/view/52922Psychosocial stress food preferences and screen time with nutritional status of women of reproductive ejournal undip ac index php jgi article view 52922
  2. Association of Sedentary Time and Physical Activity with the 10-Year Risk of Cardiovascular Disease:... doi.org/10.4082/kjfm.19.0089Association of Sedentary Time and Physical Activity with the 10 Year Risk of Cardiovascular Disease doi 10 4082 kjfm 19 0089
  3. Sedentary Lifestyle: Overview of Updated Evidence of Potential Health Risks. sedentary lifestyle overview... doi.org/10.4082/KJFM.20.0165Sedentary Lifestyle Overview of Updated Evidence of Potential Health Risks sedentary lifestyle overview doi 10 4082 KJFM 20 0165
  4. Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi... journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/article/view/52044Hubungan Pola Makan Sedentary Lifestyle dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja Studi journal unnes ac sju index php IJPHN article view 52044
  5. Reliability and Validity of the Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ) for Adults in: Journal of Physical... journals.humankinetics.com/view/journals/jpah/7/6/article-p697.xmlReliability and Validity of the Sedentary Behavior Questionnaire SBQ for Adults in Journal of Physical journals humankinetics view journals jpah 7 6 article p697 xml
Read online
File size211.91 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test