STKIP MELAWISTKIP MELAWI

AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan MatematikaAL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa angkatan pertama prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak berjumlah 21 orang. Hasil penelitian pemahaman konsep mahasiswa terkait konsep fungsi pemangkit biasa dan eksponensial yaitu mahasiswa mampu memberikan contoh dan bukan contoh, namun kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep masih kurang, kemampuan mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya dipahami dengan baik. Kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis belum dapat ditunjukkan mahasiswa dan kemampuan mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep juga masih terdapat beberapa kekeliruan pada bentuk-bentuk lain. Namun, mahasiswa memiliki kemampuan menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur tertentu serta kemampuan mengaplikasikan konsep ke pemecahan masalah. Jika diamati dari indikator yang di pahami, maka mahasiswa termasuk memahami dengan pemahaman instrumental terhadap fungsi pemangkit biasa dan eksponensial karena sudah mampu memberikan contoh dan bukan contoh, menggunakan dan menyelesaikan permasalahan namun belum dapat menyatakan ulang suatu konsep secara matematis.

Deskripsi pemahaman konsep mahasiswa terkait konsep fungsi pemangkit biasa dan eksponensial yaitu mahasiswa mampu memberikan contoh dan bukan contoh, namun kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep masih kurang, kemampuan mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya dipahami dengan baik.Kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk dapat representasi matematis ditunjukkan mahasiswa dan kemampuan mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep juga masih terdapat beberapa kekeliruan pada bentuk-bentuk lain.Namun, mahasiswa memiliki kemampuan menggunakan, memanfaatkan serta dan memilih prosedur serta kemampuan mengaplikasikan konsep ke pemecahan masalah.

Pertama, meneliti metode interaktif berbasis permainan digital yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa menyatakan ulang konsep fungsi pembangkit. Kedua, membandingkan efektivitas pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring dalam memfasilitasi pemahaman konseptual fungsi pembangkit di antara mahasiswa. Ketiga, mengevaluasi pengaruh penggunaan visualisasi grafis interaktif terhadap kapasitas mahasiswa dalam mengklasifikasikan dan mengaplikasikan konsep fungsi pembangkit pada konteks masalah nyata. Setiap studi dapat dilaksanakan dengan desain eksperimental yang melibatkan kelompok kontrol dan percobaan, serta menggunakan instrumen penilaian kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan memberi gambaran yang lebih jelas tentang faktor-faktor kunci yang mempengaruhi pemahaman konsep dan dapat menjadi dasar penyusunan materi pembelajaran yang lebih efektif. Selain itu, temuan akan membantu pendidik dalam memilih strategi pengajaran yang paling sesuai dengan karakteristik mahasiswa di lingkungan universitas. Dengan demikian, kontribusi penelitian ini akan memperkuat fondasi penyusunan kurikulum matematika di tingkat perguruan tinggi.

Read online
File size44.7 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test