IAINAMBONIAINAMBON
Adjoint JournalAdjoint JournalMatematika dan budaya memiliki keterkaitan yang erat; dalam budaya matematika dikenal sebagai etnomatematika. Penelitian ini mendeskripsikan etnomatematika pada bentuk kue tradisional Halua Kenari khas Negeri Telutih Baru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah. Kue tradisional tersebut dipilih sebagai objek penelitian karena dianggap masih menjaga keunikan asalnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, meliputi observasi oleh tiga observer, wawancara dengan satu pembuat kue Halua Kenari, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya etnomatematika pada bentuk kue Halua Kenari, berupa konsep pengukuran dan geometri. Pengukuran tercermin dari takaran bahan dasar seperti kenari 2 kg, gula pasir 1 kg, garam 1 sendok, dan air 500 ml. Sedangkan bentuk kue mengandung konsep geometri datar (lingkaran dan persegi) serta geometri ruang (tabung, balok, dan kerucut).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kue tradisional Halua Kenari di Negeri Telutih Baru mengandung unsur matematika, baik pada takaran bahan yang mencerminkan konsep pengukuran (kenari 2 kg, gula pasir 1 kg, garam 1 sendok, air 500 ml) maupun pada bentuknya yang menampilkan geometri bidang (lingkaran dan persegi) serta geometri ruang (tabung, balok, dan kerucut).Hal ini menunjukkan potensi kue tradisional sebagai media pembelajaran matematika kontekstual.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep etnomatematika yang terdapat pada kue Halua Kenari dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum matematika kelas dasar untuk meningkatkan pemahaman ruang‑geometri siswa (1). Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara kue tradisional di berbagai daerah Maluku dapat dilakukan guna mengidentifikasi pola‑pola geometri yang serupa atau berbeda serta faktor budaya yang mempengaruhinya (2). Penelitian ketiga dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan media visual digital, seperti animasi tiga dimensi, dalam mengajarkan konsep pengukuran dan geometri yang terkandung dalam Halua Kenari kepada siswa di wilayah terpencil (3). Selain itu, analisis longitudinal terhadap perubahan kemampuan matematika siswa yang terpapar bahan ajar berbasis etnomatematika dapat memberikan bukti empiris mengenai manfaat jangka panjangnya (4). Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas penerapan etnomatematika dalam konteks pendidikan matematika serta melestarikan warisan budaya kuliner tradisional.
| File size | 407.59 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Pendidikan karakter di pesantren sebagian besar disampaikan melalui metode dan pendekatan khas yang melekat pada lembaga ini. Oleh karena itu, pembentukanPendidikan karakter di pesantren sebagian besar disampaikan melalui metode dan pendekatan khas yang melekat pada lembaga ini. Oleh karena itu, pembentukan
IAI TABAHIAI TABAH Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan berbasis digital, serta penguatan dukunganOleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan berbasis digital, serta penguatan dukungan
IAI TABAHIAI TABAH Oleh karena itu, upaya meningkatkan prestasi belajar tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa. ImplementasiOleh karena itu, upaya meningkatkan prestasi belajar tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Implementasi
IAI TABAHIAI TABAH Bagi masyarakat luas, dengan menghasilkan individu yang lebih kompeten dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, evaluasiBagi masyarakat luas, dengan menghasilkan individu yang lebih kompeten dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, evaluasi
UINKHASUINKHAS Film ini menampilkan berbagai perilaku yang mencerminkan sikap positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana film animasi Nussa danFilm ini menampilkan berbagai perilaku yang mencerminkan sikap positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana film animasi Nussa dan
UNMAUNMA Temuan ini merekomendasikan penerapan morning briefing integratif sebagai model untuk meningkatkan semangat dan motivasi guru di sekolah lain. ImplementasiTemuan ini merekomendasikan penerapan morning briefing integratif sebagai model untuk meningkatkan semangat dan motivasi guru di sekolah lain. Implementasi
IAI TABAHIAI TABAH Masyarakat desa dan kota memiliki perbedaan yang signifikan dari berbagai aspek dalam kehidupan sosial. Hal ini menimbulkan pandangan dan pemahaman yangMasyarakat desa dan kota memiliki perbedaan yang signifikan dari berbagai aspek dalam kehidupan sosial. Hal ini menimbulkan pandangan dan pemahaman yang
IAINAMBONIAINAMBON Nilai-nilai Pancasila yang muncul dalam implementasi tersebut yaitu nilai religius, nilai kejujuran, nilai kedisiplinan, nilai cinta tanah air dan nilaiNilai-nilai Pancasila yang muncul dalam implementasi tersebut yaitu nilai religius, nilai kejujuran, nilai kedisiplinan, nilai cinta tanah air dan nilai
Useful /
IAI TABAHIAI TABAH Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial,Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial,
IAI TABAHIAI TABAH Analisis data dilakukan melalui content analysis dan triangulasi sumber untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwaAnalisis data dilakukan melalui content analysis dan triangulasi sumber untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ARSHMEDIAARSHMEDIA 05), (3) motivasi intrinsik dan kualitas hubungan dengan orang tua berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan hasil sebesar 13.05), (3) motivasi intrinsik dan kualitas hubungan dengan orang tua berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan hasil sebesar 13.
IAINAMBONIAINAMBON Sedangkan pada tingkat uji coba respon guru mata pelajaran memperoleh presentase nilai 100% dengan katagori sangat layak, sementara respon siswa pada ujiSedangkan pada tingkat uji coba respon guru mata pelajaran memperoleh presentase nilai 100% dengan katagori sangat layak, sementara respon siswa pada uji