ARSHMEDIAARSHMEDIA

Cognitive: Jurnal Pendidikan dan PembelajaranCognitive: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Self-regulation merupakan upaya setiap individu dalam mengatur diri dalam suatu aktifitas dengan mengikutsertakan metakognisi, motivasi, dan perilaku aktif, khususnya bagi siswa full day school yang bergelut dalam suasana aktifitas belajar. Dalam proses ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai pendorong dari proses self-regulation, yakni motivasi yang berasal dari dalam diri siswa sendiri dan kualitas hubungannya dengan orang tuanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh motivasi intrinsik terhadap self-regulation siswa full day school, 2) pengaruh kualitas hubungan dengan orang tua terhadap self-regulation siswa full day school, dan 3) pengaruh motivasi intrinsik dan kualitas hubungan dengan orang tua terhadap self-regulation siswa full day school. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa full day school dengan sampel sebanyak 116 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) motivasi intrinsik berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan nilai signifikansi sebesar 0.009 (0.009 < 0.05), (2) kualitas hubungan dengan orang tua berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan nilai signifikansi sebesar 0.043 (0.043 < 0.05), (3) motivasi intrinsik dan kualitas hubungan dengan orang tua berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan hasil sebesar 13.1 %.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan nilai signifikansi sebesar 0.05), kualitas hubungan dengan orang tua berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan nilai signifikansi sebesar 0.05), serta motivasi intrinsik dan kualitas hubungan dengan orang tua berpengaruh terhadap self-regulation siswa full day school dengan hasil sebesar 13.Artinya, siswa full day school dapat melakukan self-regulation melalui motivasi intrinsik dan sejauh mana kualitas hubungannya dengan orang tua.Sebab, baik motivasi intrinsik dan kualitas hubungan dengan orang tua sama-sama berkontribusi terhadap self-regulation siswa full day school.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara siswa full day school dengan siswa yang tidak menerapkan sistem tersebut untuk melihat perbedaan self-regulation dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh kualitas hubungan dengan orang tua yang berbeda, seperti hubungan dengan orang tua tunggal atau hubungan dengan orang tua yang memiliki pekerjaan yang menuntut waktu lebih banyak. Studi ini juga dapat dikembangkan dengan menganalisis pengaruh self-regulation pada prestasi akademik siswa full day school.

  1.  . 0 mdpi.com/2076-0760/3/1/84A 0 mdpi 2076 0760 3 1 84
  2. 0. 0 doi.org/10.1037/h00569060 0 doi 10 1037 h0056906
Read online
File size347.17 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test