IAI TABAHIAI TABAH

Madinah: Jurnal Studi IslamMadinah: Jurnal Studi Islam

Dalam hal agama, ibadah haji merupakan sebuah rasa beriman dan religius kita kepada Allah SWT, melalui kisah sejarah yang panjang, istilah penggunaan Gelar Haji ini ternyata Nabi Muhammad SAW tidak menggunakan gelar. Hal ini telah menjadi suatu kebudayaan bagi masyarakat Indonesia untuk menggunakan atau menyematkan gelar ini bagi seseorang yang telah melaksanakan ibadah haji. Seakan memberikan ruang dan posisi tersendiri, ternyata gelar haji ini memicu banyak pandangan atau perspektif yang berbeda-beda, khususnya pada salah satu wilayah desa dan kota di Jawa Barat. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana pandangan masyarakat terkait pemberian gelar haji kepada seseorang yang telah melaksanakan ibadah haji dengan penelitian jenis pendekatan kualitatif berupa studi pustaka serta menghimpun data pelengkapnya berupa wawancara langsung bersama beberapa informan yang berbeda-beda.

Gelar haji menjadi fenomena yang kompleks dalam masyarakat dan telah menjadi pemicu stratifikasi sosial pada masyarakat Indonesia, terutama di kalangan masyarakat desa dan kota.Masyarakat desa dan kota memiliki perbedaan yang signifikan dari berbagai aspek dalam kehidupan sosial.Hal ini menimbulkan pandangan dan pemahaman yang berbeda terhadap suatu hal.Meskipun dalam agama Islam, gelar haji tidak diwajibkan, tetapi penggunaannya telah menjadi simbol status sosial yang penting.Hal ini dipengaruhi oleh lingkungan yang ditempati oleh individu tersebut.Dalam masyarakat perkotaan, gelar haji cenderung tidak dianggap sebagai pembeda status sosial.Sementara di masyarakat desa, penggunaannya dapat menjadi pemicu stratifikasi sosial.Terlepas dari hal ini, penggunaan gelar haji masih sangat dipengaruhi oleh niat individu dan budaya lokal.Oleh karena itu, penting untuk memahami kompleksitas makna sosial dan agama yang terkait dengan gelar haji dalam konteks masyarakat Indonesia.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana gelar haji mempengaruhi dinamika sosial dan budaya di masyarakat, khususnya di wilayah desa dan kota. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak gelar haji terhadap hubungan sosial dan interaksi antar individu dalam masyarakat. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana gelar haji mempengaruhi persepsi dan sikap masyarakat terhadap individu yang telah menunaikan ibadah haji, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi mobilitas sosial dan peluang individu dalam masyarakat.

  1. Dekonstruksi Gelar Haji: Analisis Sosiologis tentang Stratifikasi Sosial dan Dampaknya di Masyarakat... ejournal.iai-tabah.ac.id/madinah/en/article/view/2454Dekonstruksi Gelar Haji Analisis Sosiologis tentang Stratifikasi Sosial dan Dampaknya di Masyarakat ejournal iai tabah ac madinah en article view 2454
  2. OSF. osf osf.io/jsx9kOSF osf osf io jsx9k
Read online
File size613.43 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test