UNMAUNMA

Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio KeagamaanKaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk menanggulangi perilaku LGBT peserta didik di sekolah dengan intervensi konseling Islam. Strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan penelitian adalah sosialisasi mengenai bahaya LGBT serta layanan konseling yang bersifat sukarela kepada peserta didik sekolah (klien). Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menemukan formulasi baru cara penanganan LGBT yang lebih humanis dengan penggunaan konseling Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah interview, observasi, studi dokumentasi, dan informasi audio visual. Analisis data yang digunakan adalah teknik triangulasi, melakukan sintesa, analisa, interpretasi data, serta membuat kesimpulan akhir berupa proposisi. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa konseling Islam dapat menanggulangi perilaku LGBT peserta didik dengan treatment yaitu sholat 5 waktu, membaca Al-Quran, menghafal surah-surah pendek, dan menulis ayat suci Al-Quran. Treatment Islam tersebut setidaknya memberikan shock therapy pada peserta didik untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari. Intervensi juga melibatkan bantuan team guru BK serta wali kelas untuk memonitoring perilaku siswa tersebut. Keterbaharuan penelitian ini adalah intervensi konseling LGBT tidak menggunakan cara kuno seperti memarahi, memaki siswa, atau mem-bully, tetapi lebih bersifat humanis agamis; intervensi konseling yang digunakan adalah menggunakan perpaduan antara teori konseling barat yang konvensional dengan menggunakan teori konseling multikural dan konseling spiritual.

LGBT adalah tindakan penyimpangan seksual berdasarkan tinjauan agama Islam dan norma-norma sosial yang berlaku di Indonesia serta tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ideologi Pancasila.Langkah-langkah intervensi konseling Islam yang dapat dilakukan konselor untuk menanggulangi perilaku LGBT peserta didik di sekolah antara lain.mengaji Al-Quran, menghafal surah-surah pendek dan menulis ayat-ayat Al-Quran.Konselor dalam melakukan upaya /langkah intervensi konseling Islam menggunakan perpaduan antara teori konseling barat yang konvensional dengan menggunakan teori konseling multikural dan konseling spiritual.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi konseling Islam yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Intervensi ini dapat mencakup aspek-aspek seperti terapi sholat 5 waktu, mengaji Al-Quran, dan menulis ayat suci Al-Quran. Selain itu, perlu ada kerjasama yang erat antara konselor, guru BK, wali kelas, dan kepala sekolah untuk memonitoring perilaku siswa secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dan humanis, serta mengeksplorasi peran agama dalam menanggulangi perilaku LGBT. Dengan demikian, upaya penanggulangan perilaku LGBT di sekolah dapat dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

  1. Strategi Terapiutik Korban Homoseks: Studi Terhadap Pemikiran Ibnu Qayyim al-Jauziyah | Islamic Counseling:... doi.org/10.29240/jbk.v4i2.1789Strategi Terapiutik Korban Homoseks Studi Terhadap Pemikiran Ibnu Qayyim al Jauziyah Islamic Counseling doi 10 29240 jbk v4i2 1789
Read online
File size190.12 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test