UMMUUMMU
JUSTISIA - JURNAL ILMU HUKUMJUSTISIA - JURNAL ILMU HUKUMPergeseran fungsi birokrasi dari pelayan publik menjadi entitas teknokratis dan politis menimbulkan dilema serius dalam praktik demokrasi kontemporer. Birokrasi yang idealnya menjadi perpanjangan tangan rakyat sering kali bekerja lebih setia pada logika internal, efisiensi teknis, atau kepentingan politik elit, sehingga relasi antara warga dan administrasi berubah menjadi subordinatif. Tulisan ini menganalisis hubungan antara birokrasi dan kedaulatan rakyat dengan pendekatan kualitatif-konseptual melalui tinjauan literatur, analisis doktrinal norma konstitusional, dan kajian kebijakan digital governance. Hasil analisis menunjukkan bahwa legitimasi birokrasi bergantung pada kemampuan menyediakan akses informasi, layanan publik yang responsif, dan mekanisme akuntabilitas partisipatif. Transformasi digital memberikan peluang untuk reorientasi birokrasi pro-rakyat, namun juga menimbulkan tantangan seperti eksklusi digital dan opasitas algoritmik. Reorientasi birokrasi perlu dilakukan melalui reformasi budaya organisasi, sistem rekrutmen berbasis merit, inklusi digital, dan mekanisme partisipatif yang memperkuat kontrol publik. Studi ini menegaskan bahwa birokrasi yang efektif, akuntabel, dan responsif merupakan prasyarat bagi kedaulatan rakyat yang nyata, bukan sekadar simbol konstitusional.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa distorsi fungsi birokrasi, seperti politisasi, teknokratisme, dan opasitas, melemahkan prinsip kedaulatan rakyat.Akses informasi merupakan fondasi penting bagi partisipasi demokratis, dan transformasi digital menawarkan peluang reorientasi birokrasi, namun memerlukan desain yang pro-rakyat.Akuntabilitas partisipatif, melalui musyawarah publik dan evaluasi komunitas, memperkuat legitimasi birokrasi dan memastikan kebijakan selaras dengan kehendak rakyat.Reformasi birokrasi harus menempatkan rakyat sebagai subjek utama, mengembalikan fungsi pelayanan publik, dan memperkuat legitimasi melalui transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model akuntabilitas partisipatif dalam konteks digital governance di berbagai negara, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak opasitas algoritmik terhadap pengambilan keputusan publik dan bagaimana mekanisme audit algoritmik dapat dikembangkan untuk memastikan transparansi dan keadilan. Ketiga, penting untuk meneliti strategi inklusi digital yang efektif untuk menjangkau kelompok rentan dan memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses yang sama terhadap layanan publik digital, sehingga kedaulatan rakyat dapat terwujud secara inklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat demokrasi administratif dan mewujudkan birokrasi yang lebih responsif, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
| File size | 426.18 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Upaya meningkatkan kesejahteraan petani dapat dilakukan dengan penerapan teknologi bertani secara terpadu, seperti program Sekolah Lapang Pengelolaan TanamanUpaya meningkatkan kesejahteraan petani dapat dilakukan dengan penerapan teknologi bertani secara terpadu, seperti program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman
AIBPMAIBPM Temuan menunjukkan rata-rata efisiensi teknis 0,72, menunjukkan potensi peningkatan 28%. Sistem sapi-jagung memiliki keunggulan komparatif yang lebih kuatTemuan menunjukkan rata-rata efisiensi teknis 0,72, menunjukkan potensi peningkatan 28%. Sistem sapi-jagung memiliki keunggulan komparatif yang lebih kuat
UMMUUMMU Penulis berpandangan bahwa didalam pengaturan frasa perbuatan tercela harus terdapat prinsip norma hukum yang jelas, terukur dan adil, bukan hanya mampuPenulis berpandangan bahwa didalam pengaturan frasa perbuatan tercela harus terdapat prinsip norma hukum yang jelas, terukur dan adil, bukan hanya mampu
ITTELKOM SBYITTELKOM SBY Sedangkan temuan dari analisis ekonomi investasi CAPEX diperlukan sebesar -Rp.8. 843.133.240.480, dan revenue yang didapat pada setiap tahun selalu mengalamiSedangkan temuan dari analisis ekonomi investasi CAPEX diperlukan sebesar -Rp.8. 843.133.240.480, dan revenue yang didapat pada setiap tahun selalu mengalami
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON X-Jakarta Utara. Metode yang digunakan adalah observasi dengan jenis data yang diambil adalah data primer dan sekunder. Analisis pada metode Kaizen mendapatkanX-Jakarta Utara. Metode yang digunakan adalah observasi dengan jenis data yang diambil adalah data primer dan sekunder. Analisis pada metode Kaizen mendapatkan
UNIKSUNIKS Secara ekonomis, variabel luas lahan belum efisien, sedangkan variabel lainnya seperti benih, pupuk kandang, pupuk urea, pestisida, dan tenaga kerja jugaSecara ekonomis, variabel luas lahan belum efisien, sedangkan variabel lainnya seperti benih, pupuk kandang, pupuk urea, pestisida, dan tenaga kerja juga
UNIPASUNIPAS Bibitan bud chips merupakan salah satu bibitan yang saat ini mulai dikembangkan di Indonesia. Teknologi ini berasal dari Brazil dan Columbia. KeunggulanBibitan bud chips merupakan salah satu bibitan yang saat ini mulai dikembangkan di Indonesia. Teknologi ini berasal dari Brazil dan Columbia. Keunggulan
UNIGALUNIGAL Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam.
Useful /
UNSURUNSUR Cabai rawit merupakan komoditas hortikultura unggulan di Desa Sukamaju yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun menghadapi fluktuasi harga yang signifikanCabai rawit merupakan komoditas hortikultura unggulan di Desa Sukamaju yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun menghadapi fluktuasi harga yang signifikan
UNSURUNSUR Perlakuan (P0) menunjukkan hasil tertinggi pada semua parameter hasil yaitu jumlah bunga (15.68 bunga), bobot bunga (74.92 g), diameter bunga (122, 11Perlakuan (P0) menunjukkan hasil tertinggi pada semua parameter hasil yaitu jumlah bunga (15.68 bunga), bobot bunga (74.92 g), diameter bunga (122, 11
UNIKSUNIKS Kulit buah kakao merupakan limbah perkebunan yang tersedia dalam jumlah banyak dan belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pakan ternak khususnyaKulit buah kakao merupakan limbah perkebunan yang tersedia dalam jumlah banyak dan belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pakan ternak khususnya
YPSMYPSM Metode Resitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VII di SMP Negeri 1 Telaga KabupatenMetode Resitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VII di SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten