UMBARRUUMBARRU

JELITAJELITA

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi listening bahasa Inggris yang diajarkan oleh guru dalam kelas EFL serta kesesuaian antara materi listening bahasa Inggris yang tersedia dengan kurikulum. Hal ini disebabkan pengajaran listening memerlukan penggunaan media seperti video, compact disc, dan komputer. Penggunaan media tersebut menuntut kompetensi guru dalam mengoperasikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah tiga belas guru bahasa Inggris. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis dengan prosedur kualitatif yang meliputi transkripsi, coding, kategorisasi, dan konklusi. Temuan menunjukkan bahwa materi listening bahasa Inggris di kelas EFL dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu media, konten, dan latihan. Materi listening bahasa Inggris selaras dengan kurikulum bahasa Inggris. Guru menggunakan materi dan metode yang sesuai dengan hasil belajar keterampilan listening bahasa Inggris.

Bahan ajar listening bahasa Inggris di kelas EFL terbagi menjadi tiga kategori, yaitu media (video, audio compact disc, dan buku teks), konten (tema dan topik pembelajaran dalam bentuk monolog, dialog, dan lagu), serta latihan (aktivitas seperti repetisi, cloze test, dan pilihan ganda).Ketiga kategori tersebut selaras dengan kurikulum bahasa Inggris yang berlaku.Guru secara konsisten menggunakan bahan dan metode yang sesuai untuk mencapai kompetensi listening yang diharapkan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan video autentik dari berbagai sumber terhadap peningkatan keterampilan listening siswa pada tingkat SMP dan SMA, dengan membandingkan hasil belajar antara materi video yang diproduksi secara lokal dan yang diakses secara daring. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki hubungan antara kompetensi digital guru dan kualitas pemilihan serta adaptasi materi listening, guna mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang spesifik bagi guru dalam mengoptimalkan penggunaan media digital. Selain itu, dapat dikembangkan model pembelajaran terpadu yang menggabungkan tugas cloze dengan aktivitas interaktif berbasis teknologi, kemudian menguji efektivitas model tersebut dalam meningkatkan hasil listening serta menilai skalabilitasnya di berbagai konteks sekolah.

Read online
File size205.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test