UNISMUHUNISMUH
English Language Teaching MethodologyEnglish Language Teaching MethodologyPenelitian ini menyelidiki efektivitas proyek dubbing video dalam meningkatkan kosakata verba bahasa Inggris siswa SMK. Menghadapi tantangan berkelanjutan terkait akuisisi kosakata kontekstual yang terbatas, penelitian ini memperkenalkan dubbing sebagai strategi pembelajaran interaktif dan multimodal. Desain pre‑eksperimental diterapkan pada 37 siswa kelas XI SMAK Makassar dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes pra‑dan pasca‑intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kosakata verba siswa, dengan rata‑rata skor meningkat dari 42,97 menjadi 78,37. Analisis statistik menunjukkan signifikansi (p = 0,01 < 0,05), mengonfirmasi efektivitas intervensi. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi tugas terjemahan audiovisual untuk mempromosikan penggunaan kosakata secara aktif dalam konteks. Penelitian ini memberikan bukti empiris yang mendukung video dubbing sebagai alat pedagogis yang menarik, yang meningkatkan pemahaman, retensi, dan penggunaan praktis verba dalam lingkungan pembelajaran bahasa Inggris vokasional.
Peneliti menemukan bahwa teknik dubbing video dapat meningkatkan kosakata verba siswa.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata‑rata skor dari 42,97 pada tes pra hingga 78,37 pada tes pasca serta nilai signifikansi statistik p < 0,001.Dengan demikian, metode dubbing video terbukti efektif untuk memperbaiki penguasaan verba dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasional.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas proyek dubbing video pada populasi yang lebih luas dengan melibatkan beberapa sekolah menengah kejuruan dan menggunakan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk membandingkan hasil antara kelompok yang menggunakan dubbing dan kelompok yang menggunakan metode konvensional. Penelitian tersebut dapat menjawab pertanyaan: “Apakah penggunaan dubbing video menghasilkan peningkatan kosakata verba yang lebih signifikan dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran lain seperti subtitling atau role‑play?. Selanjutnya, studi dapat memperluas fokus kosakata tidak hanya pada verba tetapi juga pada nomina dan adjektiva, serta menilai retensi jangka panjang setelah beberapa bulan pembelajaran. Pertanyaan yang dapat diajukan: “Bagaimana perbandingan peningkatan kosakata keseluruhan antara proyek dubbing video dan metode multimodal lainnya pada siswa SMK?. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh partisipasi siswa dalam proses pembuatan dubbing secara mandiri versus dibimbing guru terhadap motivasi belajar dan kemandirian linguistik. Pertanyaan penelitian: “Apakah siswa yang secara mandiri menghasilkan dubbing video menunjukkan peningkatan motivasi dan kemampuan penggunaan bahasa yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang hanya mengikuti instruksi guru?. Penelitian selanjutnya juga dapat menilai dampak variasi durasi dan frekuensi sesi dubbing terhadap hasil belajar, misalnya dengan membandingkan program empat pertemuan versus delapan pertemuan. Pertanyaan yang dapat dieksplorasi: “Berapa banyak sesi dubbing yang optimal untuk mencapai peningkatan kosakata yang berkelanjutan tanpa menimbulkan kelelahan siswa?. Dengan mengintegrasikan analisis kualitas video dan akurasi sinkronisasi bibir, studi dapat mengidentifikasi faktor teknis yang berkontribusi pada efektivitas pembelajaran. Pertanyaan akhir: “Faktor teknis apa yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan proyek dubbing dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris vokasional?.
| File size | 586.71 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMAUNIMA Ini berarti bahwa siswa kelas X SMA Negeri 2 Lubuk Pakam menerapkan Twitter Autobase @Englishfess dalam belajar teks prosedur lebih tinggi daripada merekaIni berarti bahwa siswa kelas X SMA Negeri 2 Lubuk Pakam menerapkan Twitter Autobase @Englishfess dalam belajar teks prosedur lebih tinggi daripada mereka
UINSIUINSI Dalam prakteknya, guru tidak menjelaskan rubrik dan tidak memberikan rubrik kepada siswa sebagai referensi untuk menyelesaikan proyek. Oleh karena itu,Dalam prakteknya, guru tidak menjelaskan rubrik dan tidak memberikan rubrik kepada siswa sebagai referensi untuk menyelesaikan proyek. Oleh karena itu,
UNWAHAUNWAHA Tujuan dari penelitian ini adalah merancang M – RIES (Mental Retardation English Vocabularies) sebagai media pembelajaran untuk siswa dengan keterbelakanganTujuan dari penelitian ini adalah merancang M – RIES (Mental Retardation English Vocabularies) sebagai media pembelajaran untuk siswa dengan keterbelakangan
UNIMAUNIMA Penelitian ini membahas masalah Perilaku Pencarian Bantuan dan hubungannya dengan Prestasi Bahasa Inggris siswa, Strategi Pencarian Bantuan, dan PenghindaranPenelitian ini membahas masalah Perilaku Pencarian Bantuan dan hubungannya dengan Prestasi Bahasa Inggris siswa, Strategi Pencarian Bantuan, dan Penghindaran
UNIVAUNIVA Pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menganalisis informasi secara mendalam, mengembangkan pemahaman yang kritis, danPendekatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menganalisis informasi secara mendalam, mengembangkan pemahaman yang kritis, dan
UNIMAUNIMA Secara keseluruhan, persepsi guru terhadap penerapan lagu pop dalam mengajar pelafalan bersifat positif. Guru memiliki persepsi positif terhadap penerapanSecara keseluruhan, persepsi guru terhadap penerapan lagu pop dalam mengajar pelafalan bersifat positif. Guru memiliki persepsi positif terhadap penerapan
UNIMAUNIMA Desain penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan dua jenis kelompok utuh alami: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkanDesain penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan dua jenis kelompok utuh alami: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan
UNMUNM Sedangkan Belajar bahasa dilakukan secara formal dalam setting yang formal pula, misalnya pembelajaran bahasa dalam kelas. Tidak penting belajar dimanapunSedangkan Belajar bahasa dilakukan secara formal dalam setting yang formal pula, misalnya pembelajaran bahasa dalam kelas. Tidak penting belajar dimanapun
Useful /
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Di STIKes Salewangan Maros, ketidaklulusan keterampilan manajemen aktif kala III mencapai 54,3% mahasiswa. Media pembelajaran virtual reality berpotensiDi STIKes Salewangan Maros, ketidaklulusan keterampilan manajemen aktif kala III mencapai 54,3% mahasiswa. Media pembelajaran virtual reality berpotensi
UNWAHAUNWAHA Hasil data validasi yang telah dilakukan oleh dosen ahli media dan materi pembelajaran, untuk kelayakan Media pada Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase EHasil data validasi yang telah dilakukan oleh dosen ahli media dan materi pembelajaran, untuk kelayakan Media pada Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E
UNWAHAUNWAHA Virus merupakan organisme parasit, sebab membutuhkan inang sebagai tempatnya hidup hingga kemudian menyebabkan penyakit yang sampai bisa menyebakan kematianVirus merupakan organisme parasit, sebab membutuhkan inang sebagai tempatnya hidup hingga kemudian menyebabkan penyakit yang sampai bisa menyebakan kematian
AN NADWAHAN NADWAH Kesempurnaan itu terletak pada akalnya. Selain dengan akalnya, manusia juga memiliki otak sebagai pusat kontrol seluruh aktivitas manusia. Artikel iniKesempurnaan itu terletak pada akalnya. Selain dengan akalnya, manusia juga memiliki otak sebagai pusat kontrol seluruh aktivitas manusia. Artikel ini