AMIKVETERANAMIKVETERAN

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaJurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya

Pemanfaatan media pembelajaran kreatif merupakan bentuk upaya yang dapat dilakukan guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang menarik, interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik. Penggunaan media pembelajaran kreatif juga menjadi salah satu bentuk profesionalisme guru dalam mengelola pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru memanfaatkan media pembelajaran kreatif serta bagaimana pemanfaatan media tersebut mencerminkan profesionalisme guru kelas I-B SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian di kelas I-B SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya menunjukkan bahwa guru kelas I-B mampu memanfaatkan berbagai media pembelajaran kreatif, seperti media roda suku kata, Smartboard/Smart TV, media gambar, serta media kelereng dan sedotan pada pembelajaran matematika. Pemanfaatan media pembelajaran kreatif dapat meningkatkan minat belajar, keaktifan, motivasi, fokus, dan hasil belajar peserta didik. Pemanfaatan media pembelajaran kreatif ini juga mencerminkan profesionalisme guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Penelitian menunjukkan guru kelas I-B SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya mampu memanfaatkan berbagai media pembelajaran kreatif dengan baik dan melibatkan siswa secara aktif.Penggunaan media tersebut meningkatkan minat belajar, keaktifan, semangat, fokus, serta hasil belajar peserta didik, mencerminkan profesionalisme guru.Penelitian ini memberikan kontribusi penting sebagai bukti bahwa media pembelajaran kreatif merupakan wujud profesionalisme guru di sekolah dasar.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas masing‑masing media kreatif, seperti Smartboard, media roda suku kata, atau media kelereng dan sedotan, terhadap pencapaian hasil belajar matematika pada siswa kelas I‑B, sehingga dapat diketahui media mana yang paling meningkatkan pemahaman konsep. Selain itu, penelitian longitudinal dapat menelusuri bagaimana penggunaan media pembelajaran kreatif secara berkelanjutan mempengaruhi perkembangan profesionalisme guru selama beberapa tahun, termasuk perubahan sikap, pengetahuan, dan praktik mengajar. Selanjutnya, studi eksperimental dapat mengeksplorasi solusi media pembelajaran kreatif yang murah dan mudah diakses untuk sekolah‑sekolah dengan keterbatasan sarana, misalnya dengan memanfaatkan bahan daur ulang atau aplikasi seluler, guna menilai dampaknya terhadap motivasi belajar dan inklusivitas pendidikan di daerah terpencil.

  1. Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru | Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama... doi.org/10.61132/jmpai.v2i6.682Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama doi 10 61132 jmpai v2i6 682
  2. View of Model-based collaborative for professionalism of sports and health physical education teachers... pegegog.net/index.php/pegegog/article/view/1460/505View of Model based collaborative for professionalism of sports and health physical education teachers pegegog index php pegegog article view 1460 505
  3. Konsep Dasar Media Pembelajaran | Journal of Student Research. konsep pembelajaran journal student research... ejurnal.stie-trianandra.ac.id/index.php/jsr/article/view/993Konsep Dasar Media Pembelajaran Journal of Student Research konsep pembelajaran journal student research ejurnal stie trianandra ac index php jsr article view 993
Read online
File size909.62 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test