STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA

Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahBunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Kemampuan menulis permulaan merupakan keterampilan dasar yang mendukung perkembangan literasi siswa sekolah dasar. Namun, sebagian siswa kelas II masih mengalami kesulitan dalam menguasai keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan menulis permulaan, faktor penyebab, upaya guru dalam mengatasinya, peran orang tua, serta proses pembelajaran menulis permulaan di kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru kelas II, siswa, kepala sekolah, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam membentuk huruf, membedakan huruf mirip, menulis kata dan kalimat sederhana, menggunakan huruf kapital dan tanda baca, serta menjaga kerapian tulisan. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal (motorik halus, motivasi belajar) dan eksternal (kurangnya latihan, pendampingan orang tua). Guru mengatasi kesulitan dengan latihan bertahap, media pembelajaran menarik, bimbingan individual, dan evaluasi berkelanjutan. Keterlibatan orang tua dalam latihan di rumah juga meningkatkan kemampuan menulis siswa. Penelitian menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah untuk mengembangkan strategi belajar menulis yang lebih efektif.

Kesulitan menulis permulaan siswa kelas II meliputi kesulitan membentuk huruf, membedakan huruf mirip, menulis kata dan kalimat sederhana, serta penggunaan huruf kapital dan tanda baca.Faktor penyebabnya terdiri dari internal (motorik halus, konsentrasi, motivasi) dan eksternal (kurangnya latihan di rumah, pendampingan orang tua, metode belajar yang monoton).Upaya guru melalui latihan bertahap, media menarik, bimbingan individual, evaluasi, serta kerja sama dengan orang tua dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa secara signifikan.

Pertama, perlu diteliti pengaruh penggunaan aplikasi interaktif yang dirancang khusus untuk menulis permulaan pada siswa kelas II, apakah metode ini dapat mempercepat pembentukan huruf dan meningkatkan konsentrasi. Kedua, dilakukan studi perbandingan antara pembelajaran tradisional dengan model problem based learning (PBL) yang diadaptasi untuk menulis, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif dalam memecahkan kesulitan menulis mirip huruf dan penulisan kalimat sederhana. Ketiga, peran orang tua dapat diperluas melalui program pelatihan yang mengajarkan teknik latihan menulis di rumah dan cara memonitor perkembangan anak tanpa ketergantungan pada perangkat digital, sehingga dapat menurunkan penggunaan gawai berlebihan dan memperkuat praktik belajar menulis. Keempat, evaluasi jangka panjang tentang efektivitas strategi ini akan memberikan data berharga bagi sekolah dan keluarga dalam merancang kurikulum menulis yang berkelanjutan. Kombinasi ketiga ide ini dapat membantu menciptakan lingkungan belajar menulis yang lebih terintegrasi dan adaptif bagi siswa, guru, serta orang tua.

  1. Analisis Kesulitan Menulis Permulaan pada Peserta Didik Kelas II SDN Anjir Pulang Pisau-3 | Jurnal Perspektif... doi.org/10.33084/jppp.v2i1.6974Analisis Kesulitan Menulis Permulaan pada Peserta Didik Kelas II SDN Anjir Pulang Pisau 3 Jurnal Perspektif doi 10 33084 jppp v2i1 6974
Read online
File size267.37 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test