UNISNUUNISNU

JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas kegiatan bermain maze geometri, realitas kecerdasan visual spasial anak usia dini, dan hubungan antara kegiatan bermain maze geometri dengan kecerdasan visual spasial anak usia dini di Kelompok B1 RA Amal Bakti Cipadung Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan guru pengajar, dan dokumentasi foto serta video. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif, termasuk uji validitas, reliabilitas, normalitas, analisis parsial, dan analisis korelasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan bermain maze geometri memiliki nilai rata-rata 87 (sangat baik) dan kecerdasan visual spasial anak rata-rata 80. Koefisien korelasi sebesar 0,89 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, dengan uji signifikansi thitung = 7,04 >ttabel = 1,77. Kontribusi kegiatan bermain maze geometri terhadap kecerdasan visual spasial anak mencapai 79%. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan menekankan pentingnya integrasi permainan edukatif dalam pendidikan anak usia dini dan menawarkan solusi praktis bagi orang tua serta pendidik untuk mengoptimalkan potensi anak.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kelompok B1 RA Amal Bakti Cipadung Kota Bandung terhadap 15 responden, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain maze geometri menunjukkan hasil yang sangat baik dengan nilai rata-rata 87, sementara kecerdasan visual spasial anak usia dini di kelompok tersebut juga tergolong sangat baik dengan nilai rata-rata 80.Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kegiatan bermain maze geometri dan kecerdasan visual spasial anak, dengan koefisien korelasi sebesar 0,89 yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat.Uji t menunjukkan t hitung sebesar 7,04, yang lebih besar dari t tabel 1,77, mengindikasikan bahwa kegiatan bermain maze geometri berkontribusi sebesar 79% terhadap peningkatan kecerdasan visual spasial anak, sementara 21% dipengaruhi oleh faktor lain.Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis permainan untuk pendidikan anak usia dini, dengan menyediakan bukti empiris bahwa permainan maze geometri efektif meningkatkan kecerdasan visual-spasial.Keterbatasan penelitian ini meliputi jumlah sampel yang terbatas (15 responden) dari satu kelompok belajar, serta kemungkinan bias dalam pengumpulan data yang dapat mempengaruhi generalisasi hasil.

Untuk penelitian selanjutnya, direkomendasikan untuk melakukan studi longitudinal mengenai efek jangka panjang permainan maze pada kecerdasan visual-spasial, serta eksplorasi variasi jenis permainan maze (2D, 3D, atau digital) yang paling efektif dalam meningkatkan keterampilan visual-spasial anak. Selain itu, perlu digali lebih dalam mengenai jenis dan kompleksitas maze geometri yang paling efektif untuk kelompok usia tertentu, serta bagaimana kombinasi permainan maze dengan kegiatan manipulatif lainnya dapat memberikan hasil yang optimal dalam pengembangan kecerdasan visual spasial anak usia dini. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan kelompok usia yang lebih beragam dan menggunakan metode penelitian yang lebih komprehensif, seperti penelitian tindakan atau studi kasus, untuk memperoleh hasil yang lebih mendalam dan dapat diterapkan secara luas dalam pendidikan anak usia dini.

Read online
File size553.36 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test