UNISNUUNISNU
JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAKPenelitian ini mengeksplorasi peran eksperimen sains dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini. Studi ini menekankan efektivitas aktivitas eksploratif, yang hingga kini masih jarang dibahas secara mendalam dalam penelitian sebelumnya. Metode yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel relevan dari jurnal terindeks tahun 2021-2025, yang dipilih berdasarkan kata kunci terkait, yaitu anak usia dini, berpikir kritis, dan eksperimen sains. Seleksi artikel dilakukan dengan mempertimbangkan relevansi topik, metode penelitian, serta kontribusinya terhadap pendidikan anak usia dini. Analisis data dilakukan secara tematik guna mengidentifikasi pola pemanfaatan eksperimen sains dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis. Hasil menunjukkan bahwa eksperimen sains, seperti merakit robot dan simulasi letusan gunung berapi, merangsang rasa ingin tahu dan keterampilan berpikir analitis anak. Kendala utama meliputi keterbatasan akses ke media pembelajaran interaktif dan kurangnya stimulasi mandiri. Penelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains merupakan pendekatan efektif yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk mendukung perkembangan kognitif anak. Studi ini juga memberikan rekomendasi bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis eksplorasi.
Penelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains merupakan strategi pembelajaran efektif dalam meningkatkan berpikir kritis anak usia dini dengan memberikan pengalaman eksploratif melalui aktivitas seperti merakit robot, permainan edukatif bertema galaksi, dan eksperimen gunung meletus.Integrasi metode ini dalam kurikulum PAUD berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna, serta membantu anak dalam mengembangkan keterampilan analisis dan pemecahan masalah.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti jumlah artikel yang dianalisis yang masih terbatas dan potensi bias dalam pemilihan sumber.Oleh karena itu, diperlukan studi empiris lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai jenis eksperimen sains dalam konteks pembelajaran anak usia dini serta mengeksplorasi faktor lain, seperti keterampilan pendidik dan dukungan orang tua, guna mengoptimalkan implementasi metode ini di masa depan.
Penelitian lanjutan dapat meneliti perbedaan dampak antara eksperimen sains berbasis digital (simulasi komputer) dan eksperimen langsung (hands‑on) terhadap perkembangan berpikir kritis anak usia dini, dengan tujuan mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif pada konteks pembelajaran modern; selanjutnya, studi dapat mengevaluasi bagaimana program pelatihan guru yang fokus pada fasilitasi eksperimen sains memengaruhi kualitas interaksi guru‑siswa dan peningkatan kemampuan berpikir kritis anak, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan pelatihan yang terstruktur; terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran keterlibatan orang tua dalam aktivitas eksperimen sains di rumah, misalnya melalui proyek sains sederhana bersama anak, untuk memahami sejauh mana dukungan keluarga dapat memperkuat transfer pengetahuan dan keterampilan kritis yang diperoleh di sekolah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat partisipasi orang tua dalam proses belajar anak.
- SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS... zenodo.org/record/7026884SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS zenodo record 7026884
- Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Terhadap Siswa TK Darul Ilmi Murni Melalui Kegiatan Merakit Robot... jurnal.aksaraglobal.co.id/index.php/jpbmi/article/view/357Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Terhadap Siswa TK Darul Ilmi Murni Melalui Kegiatan Merakit Robot jurnal aksaraglobal index php jpbmi article view 357
- PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA DINI | Jurnal Mutiara... jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JMP/article/view/7186PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA DINI Jurnal Mutiara jurnalfkip unram ac index php JMP article view 7186
- Abracadabra Games Guna Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Anak | As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak... ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/assibyan/article/view/9371Abracadabra Games Guna Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Anak As Sibyan Jurnal Pendidikan Anak ftk uinbanten ac journals index php assibyan article view 9371
| File size | 470.19 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Namun, hanya mengetahui kompetensi gramatikal (kaidah bahasa) tanpa mengetahui kapan dan di mana kaidah-kaidah itu harus diterapkan tidaklah cukup. SiswaNamun, hanya mengetahui kompetensi gramatikal (kaidah bahasa) tanpa mengetahui kapan dan di mana kaidah-kaidah itu harus diterapkan tidaklah cukup. Siswa
UAIUAI Kegiatan English Day berbasis media interaktif Genially dan Quizizz di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin berhasil menjawab permasalahan rendahnya literasiKegiatan English Day berbasis media interaktif Genially dan Quizizz di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin berhasil menjawab permasalahan rendahnya literasi
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Penelitian ini menelaah bagaimana penggunaan bahasa Indonesia secara tepat dan efektif dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, memperkuat identitasPenelitian ini menelaah bagaimana penggunaan bahasa Indonesia secara tepat dan efektif dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, memperkuat identitas
UNRAMUNRAM Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan masing-masing fitur berdasarkan aspek desain tampilan, fleksibilitasAnalisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan masing-masing fitur berdasarkan aspek desain tampilan, fleksibilitas
IDEBAHASAIDEBAHASA Data yang digunakan berupa teks dari e-book tersebut, yang kemudian dianalisis secara rinci untuk menemukan kesalahan bahasa. Teori yang digunakan adalahData yang digunakan berupa teks dari e-book tersebut, yang kemudian dianalisis secara rinci untuk menemukan kesalahan bahasa. Teori yang digunakan adalah
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasilnya menunjukkan terdapat 11 kasus kesalahan, mayoritas berupa penghilangan kata bantu be maupun bentuk -ing, yang berakibat pada kejelasan makna.Hasilnya menunjukkan terdapat 11 kasus kesalahan, mayoritas berupa penghilangan kata bantu be maupun bentuk -ing, yang berakibat pada kejelasan makna.
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Sampel penelitian terdiri dari 24 orang anak yang terbagi atas dua kelompok pengujian (eksperimen dan kontrol). Alat pengumpulan data penelitian menggunakanSampel penelitian terdiri dari 24 orang anak yang terbagi atas dua kelompok pengujian (eksperimen dan kontrol). Alat pengumpulan data penelitian menggunakan
UMIUMI Penggunaan strategi memori berupa pembentukan garis vertikal dan horizontal tidak memberikan peningkatan signifikan dalam keterampilan tata bahasa siswaPenggunaan strategi memori berupa pembentukan garis vertikal dan horizontal tidak memberikan peningkatan signifikan dalam keterampilan tata bahasa siswa
Useful /
UNISNUUNISNU Program parent teaching di TK Islam Babussalam dilaksanakan dua kali setiap semester dengan tema beragam, melibatkan orang tua secara langsung dalam prosesProgram parent teaching di TK Islam Babussalam dilaksanakan dua kali setiap semester dengan tema beragam, melibatkan orang tua secara langsung dalam proses
UNISNUUNISNU Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi berkelanjutan, wawancara mendalamPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi berkelanjutan, wawancara mendalam
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan media gambar dalam metode bercerita sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak di PAUDPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan media gambar dalam metode bercerita sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak di PAUD
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Hasil menunjukkanMetode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Hasil menunjukkan