UNISNUUNISNU
JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengenalan huruf Hijaiyah sebagai stimulasi awal dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan kosa kata pada anak usia 2-3 tahun di KB IT Ash Shiddiqy. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan guru, dan tes pre dan post-intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengenalan huruf Hijaiyah yang diterapkan melalui pendekatan multisensori dan pembelajaran berbasis bermain secara signifikan meningkatkan jumlah kosa kata yang dikuasai oleh anak-anak. Rata-rata jumlah kosa kata yang dikuasai anak meningkat dua kali lipat setelah mengikuti program pengenalan huruf Hijaiyah. Selain itu, anak-anak menunjukkan peningkatan motivasi dan minat belajar yang tinggi serta keterlibatan aktif dari orang tua dalam mendukung proses belajar di rumah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengenalan huruf Hijaiyah dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia dini. Oleh karena itu, implementasi metode ini di lembaga pendidikan anak usia dini dapat dipertimbangkan untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak.
Secara umum, metode pengenalan huruf Hijaiyah yang diterapkan di KB IT Ash Shiddiqy sudah cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak.Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran telah dilakukan dengan baik.Namun, ada beberapa aspek yang bisa ditingkatkan, seperti memberikan lebih banyak kesempatan bagi anak untuk berbicara dan menyempurnakan instrumen penilaian serta dokumentasi hasil pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas metode pengenalan huruf Hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak di KB IT Ash Shiddiqy.Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, serta tes pre dan post-intervensi pada anak-anak.Berikut adalah temuan utama dari penelitian ini.Setelah mengikuti program pengenalan huruf Hijaiyah, terdapat peningkatan yang signifikan dalam jumlah kosa kata yang dikuasai oleh anak-anak.Rata-rata jumlah kosa kata yang dikuasai meningkat dari 15 kata sebelum intervensi menjadi 30 kata setelah intervensi.Anak-anak menunjukkan peningkatan motivasi dan minat dalam belajar.Mereka lebih antusias dalam mengikuti sesi belajar huruf Hijaiyah dan lebih sering menggunakan kosa kata baru dalam percakapan sehari-hari.Keterlibatan orang tua dalam proses belajar di rumah turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak.Orang tua yang aktif mendampingi anak-anak dalam mengulang pelajaran di rumah melaporkan hasil yang lebih baik.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode pengenalan huruf Hijaiyah yang lebih interaktif dan menarik, dengan melibatkan lebih banyak aktivitas luar ruangan yang berkaitan dengan huruf Hijaiyah. 2. Menerapkan pendekatan multisensori secara lebih luas, dengan menggabungkan berbagai indera anak dalam proses belajar, seperti visual, auditori, dan kinestetik. 3. Meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran di rumah, dengan memberikan panduan dan sumber daya yang relevan untuk mendukung perkembangan bahasa anak. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan melibatkan orang tua secara aktif, sehingga dapat meningkatkan efektivitas stimulasi berbicara dan kemampuan kosa kata pada anak usia dini.
- Implementasi Metode Kaamil Dalam Stimulasi Kemampuan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Di Paud... doi.org/10.58258/jupe.v7i2.3731Implementasi Metode Kaamil Dalam Stimulasi Kemampuan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Di Paud doi 10 58258 jupe v7i2 3731
- Pentingnya Peran Orang Tua dalam Memajukan Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini melalui Komunikasi |... edu.pubmedia.id/index.php/paud/article/view/641Pentingnya Peran Orang Tua dalam Memajukan Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini melalui Komunikasi edu pubmedia index php paud article view 641
- PERANAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI MEDIA KARTU HURUF HIJAIYAH DI RAUDHATUL... anabulava.org/index.php/abulava/article/view/56PERANAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI MEDIA KARTU HURUF HIJAIYAH DI RAUDHATUL anabulava index php abulava article view 56
| File size | 538.16 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
CAHAYAMANDALIKACAHAYAMANDALIKA Perancangan Media Interaktif sebagai Media Pengenalan Huruf Hijaiyah untuk Anak TK Wibowo merupakan proyek inovatif yang bertujuan meningkatkan pemahamanPerancangan Media Interaktif sebagai Media Pengenalan Huruf Hijaiyah untuk Anak TK Wibowo merupakan proyek inovatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman
ALMARHALAHALMARHALAH Selain itu, tersedianya media pembelajaran yang memadai, pendampingan guru secara intensif, serta motivasi belajar siswa yang tinggi menjadi faktor pendukungSelain itu, tersedianya media pembelajaran yang memadai, pendampingan guru secara intensif, serta motivasi belajar siswa yang tinggi menjadi faktor pendukung
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Pembelajaran Al‑Quran bagi anak tuli masih menghadapi hambatan serius karena kurangnya metode yang sesuai dengan karakteristik mereka. Anak tuli memilikiPembelajaran Al‑Quran bagi anak tuli masih menghadapi hambatan serius karena kurangnya metode yang sesuai dengan karakteristik mereka. Anak tuli memiliki
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah penggunaan permainan kotak ajaib untuk meningkatkan perkembangan bahasa Indonesia pada anak. Data penelitianSedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah penggunaan permainan kotak ajaib untuk meningkatkan perkembangan bahasa Indonesia pada anak. Data penelitian
OJSOJS Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di sekolah dasar. Berdasarkan pelaksanaan penelitian,Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di sekolah dasar. Berdasarkan pelaksanaan penelitian,
STAIBSLLGSTAIBSLLG Guru memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan inovasi dalam pendidikan inklusif, mengurangi penggunaan layar pada anak usia dini, dan menggalakkan aktivitasGuru memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan inovasi dalam pendidikan inklusif, mengurangi penggunaan layar pada anak usia dini, dan menggalakkan aktivitas
STAIBSLLGSTAIBSLLG Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggambar bebas dapat mendorong anak untukPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggambar bebas dapat mendorong anak untuk
STAIBSLLGSTAIBSLLG Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini dapat dilakukan melalui pembiasaan perilaku, di mana orang tua bertindak sebagai model dan Rasul sebagaiHasilnya menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini dapat dilakukan melalui pembiasaan perilaku, di mana orang tua bertindak sebagai model dan Rasul sebagai
Useful /
UNISNUUNISNU Penelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains merupakan strategi pembelajaran efektif dalam meningkatkan berpikir kritis anak usia dini dengan memberikanPenelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains merupakan strategi pembelajaran efektif dalam meningkatkan berpikir kritis anak usia dini dengan memberikan
UNISNUUNISNU Keterbatasan penelitian ini meliputi jumlah sampel yang terbatas (15 responden) dari satu kelompok belajar, serta kemungkinan bias dalam pengumpulan dataKeterbatasan penelitian ini meliputi jumlah sampel yang terbatas (15 responden) dari satu kelompok belajar, serta kemungkinan bias dalam pengumpulan data
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bercerita anak di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitasPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bercerita anak di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas
IAIN SUIAIN SU Berdasarkan analisis isi terhadap karya Imam al‑Nawawî, ditemukan bahwa seorang pendidik Muslim dituntut memiliki etika yang harus dipahami dan diamalkanBerdasarkan analisis isi terhadap karya Imam al‑Nawawî, ditemukan bahwa seorang pendidik Muslim dituntut memiliki etika yang harus dipahami dan diamalkan