UNISNUUNISNU
JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAKPenelitian ini mengeksplorasi penerapan Inquiry-Based Learning (IBL) dalam membangun kemandirian anak usia dini di KB Assadiyah Tuban berdasarkan filsafat pendidikan Islam. Pendekatan ini selaras dengan pemikiran Al‑Ghazali dan Ibnu Khaldun yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dan kemandirian dalam pembelajaran. Dengan metode kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima pendidik, observasi terhadap 20 anak, serta analisis dokumen kurikulum dan strategi pembelajaran. Analisis data menggunakan teknik tematik Braun dan Clarke, dengan validitas diperkuat melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IBL efektif dalam meningkatkan kemandirian anak dalam berpikir kritis, mengambil keputusan, serta memahami nilai‑nilai Islam secara lebih mendalam. Namun, tantangan dalam penerapannya meliputi kesiapan pendidik, kesesuaian kurikulum, dan keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan pendidik, fleksibilitas kurikulum, serta sinergi antara sekolah dan keluarga. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran inovatif dalam pendidikan Islam untuk anak usia dini, yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif tetapi juga pembentukan karakter Islami sejak dini.
Penerapan Inquiry‑Based Learning (IBL) di KB Assadiyah Tuban terhadap pendidikan Islam secara signifikan meningkatkan kemandirian anak, baik dalam berpikir kritis, pengambilan keputusan, maupun inisiatif belajar.IBL membantu anak memahami konsep‑konsep Islam secara mendalam melalui tahapan eksplorasi, investigasi, diskusi, dan aplikasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islami.Metode ini tidak hanya memperluas pengetahuan kognitif, tetapi juga membentuk karakter Islami, menanamkan rasa tanggung jawab, dan memupuk keterampilan sosial yang relevan.Dengan demikian, IBL menjadi pendekatan pedagogis yang holistik dan kontekstual untuk menumbuhkan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan bermoral.
Penelitian lanjutan sebaiknya meneliti dampak jangka panjang penerapan IBL pada aspek emosional dan sosial anak usia dini, dengan mengukur perubahan dalam kepercayaan diri, hubungan antarpribadi, dan integrasi nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari‑hari. Selanjutnya, studi perbandingan antara IBL dan metode pembelajaran tradisional di lembaga PAUD Islam dapat memberikan bukti empiris mengenai efektivitas relatif dan faktor-faktor moderasi seperti kesiapan guru, kepemimpinan kurikulum, dan partisipasi orang tua. Terakhir, penelitian eksperimen yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi interaktif berbasis Islam, dapat mengevaluasi kontribusi teknologi terhadap motivasi belajar dan kemandirian anak, sambil memastikan keautentikan nilai-nilai Islami tetap terjaga dalam proses pembelajaran.
- Inquiryâbased science instructionâwhat is it and does it matter? Results from a research... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/tea.20347InquiryyAAAabased science instructionyAAAiwhat is it and does it matter Results from a research onlinelibrary wiley doi 10 1002 tea 20347
- KEEFEKTIFAN PBL DAN IBL DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR, KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS, DAN MOTIVASI... journal.uny.ac.id/index.php/jrpm/article/view/2678KEEFEKTIFAN PBL DAN IBL DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN MOTIVASI journal uny ac index php jrpm article view 2678
- Kriteria Pemimpin Perspektif Imam Al-Ghazali Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin | Jurnal Keislaman. kriteria... Doi.Org/10.54298/Jk.V7i1.251Kriteria Pemimpin Perspektif Imam Al Ghazali Dalam Kitab IhyaAo Ulumuddin Jurnal Keislaman kriteria Doi Org 10 54298 Jk V7i1 251
| File size | 763.62 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Namun, penelitian ini merekomendasikan agar upaya lebih lanjut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pragmatis dengan mendorong pembelajar untuk menggunakanNamun, penelitian ini merekomendasikan agar upaya lebih lanjut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pragmatis dengan mendorong pembelajar untuk menggunakan
UAIUAI Kegiatan diikuti oleh 10 guru dan 32 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi kegiatanKegiatan diikuti oleh 10 guru dan 32 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi kegiatan
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Penggunaan bahasa Indonesia yang standar mengurangi ketidakefisienan dan miskomunikasi, sementara model komunikasi hibrida yang memadukan alat digitalPenggunaan bahasa Indonesia yang standar mengurangi ketidakefisienan dan miskomunikasi, sementara model komunikasi hibrida yang memadukan alat digital
UNRAMUNRAM Penelitian ini merekomendasikan penggunaan sinergis kedua fitur, disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan preferensi audiens, untuk meningkatkan efektivitasPenelitian ini merekomendasikan penggunaan sinergis kedua fitur, disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan preferensi audiens, untuk meningkatkan efektivitas
IDEBAHASAIDEBAHASA Kesimpulan menunjukkan bahwa e‑book tersebut mengandung kesalahan ejaan, struktur kalimat yang panjang dan tidak efektif, serta ketidakkonsistenan penggunaanKesimpulan menunjukkan bahwa e‑book tersebut mengandung kesalahan ejaan, struktur kalimat yang panjang dan tidak efektif, serta ketidakkonsistenan penggunaan
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan penggunaan tenses Present Continuous dalam video podcast YouTube yang diproduksiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan penggunaan tenses Present Continuous dalam video podcast YouTube yang diproduksi
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Sampel penelitian terdiri dari 24 orang anak yang terbagi atas dua kelompok pengujian (eksperimen dan kontrol). Alat pengumpulan data penelitian menggunakanSampel penelitian terdiri dari 24 orang anak yang terbagi atas dua kelompok pengujian (eksperimen dan kontrol). Alat pengumpulan data penelitian menggunakan
UMIUMI Sebagai desain penelitian kuasi-eksperimental, dua kelas masing-masing beranggotakan sembilan siswa dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakanSebagai desain penelitian kuasi-eksperimental, dua kelas masing-masing beranggotakan sembilan siswa dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakan
Useful /
UNISNUUNISNU Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah kebijakan pendidikan yang memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan capaian pembelajaran nonformalProgram Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah kebijakan pendidikan yang memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan capaian pembelajaran nonformal
UNISNUUNISNU Penelitian ini mengeksplorasi peran eksperimen sains dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini. Studi ini menekankan efektivitasPenelitian ini mengeksplorasi peran eksperimen sains dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini. Studi ini menekankan efektivitas
UNISNUUNISNU Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan CTL efektif dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikanTemuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan CTL efektif dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan
UMIUMI Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki tantangan dan peluang implementasi kebijakan pendidikan di sekolah menengah umum Delta State. Populasi terdiriTujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki tantangan dan peluang implementasi kebijakan pendidikan di sekolah menengah umum Delta State. Populasi terdiri