UNISNUUNISNU

JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAK

Kemampuan kreativitas anak usia dini merupakan aspek penting dalam perkembangan, namun masih banyak anak yang mengalami keterbatasan dalam mengekspresikan imajinasi dan kreativitasnya. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap permasalahan ini adalah metode pembelajaran yang kurang memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi secara bebas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak kelompok B melalui kegiatan menggambar dan mewarnai dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini dilaksanakan di TK Cempaka PGRI, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, dengan melibatkan 16 anak usia 4-6 tahun sebagai subjek penelitian. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CTL dalam kegiatan menggambar dan mewarnai dapat meningkatkan kreativitas anak, terutama dalam aspek imajinasi, ekspresi diri, dan keterampilan motorik halus. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan CTL efektif dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan bagi pendidik dan orang tua sebagai strategi pembelajaran yang dapat merangsang kreativitas anak sejak dini.

Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam kegiatan menggambar dan mewarnai secara signifikan meningkatkan kreativitas anak, khususnya pada aspek imajinasi, ekspresi melalui warna, dan keterampilan motorik halus.Penggunaan media variatif, kebebasan eksplorasi, serta pembelajaran berbasis pengalaman nyata menghasilkan proses belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, dan memotivasi dibandingkan metode konvensional.Temuan ini dapat dijadikan inspirasi bagi pendidik anak usia dini untuk mengadaptasi strategi CTL dengan penyesuaian media dan metode sesuai kebutuhan serta potensi masing‑misnya.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) pada kelompok anak yang lebih luas dengan melibatkan beberapa taman kanak‑kanak di wilayah berbeda, sehingga dapat menilai pengaruh konteks sosial‑ekonomi terhadap peningkatan kreativitas. Selain itu, peneliti dapat merancang studi longitudinal yang memantau perkembangan kreativitas anak selama setidaknya satu tahun setelah intervensi CTL, untuk mengevaluasi keberlanjutan dampak dan faktor-faktor yang mempengaruhi retensi kemampuan kreatif. Terakhir, perbandingan antara CTL dan pendekatan inovatif lainnya, seperti Project‑Based Learning atau pembelajaran berbasis teknologi digital, dapat dilakukan untuk menentukan strategi pedagogik mana yang paling efektif dalam merangsang kreativitas, motivasi, dan keterampilan motorik halus pada anak usia dini.

Read online
File size541.94 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test