UNISNUUNISNU

JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAK

Perkembangan kognitif merujuk pada pertumbuhan pikiran individu. Anak-anak memerlukan rangsangan untuk perkembangan syaraf dalam otak mereka, sehingga memungkinkan mereka untuk mengatasi masalah dengan lebih mudah. Saat mencapai tahap di mana mereka dapat memahami dan mengenali bentuk dengan baik, penting untuk mengembangkan kecerdasan mereka dengan merangsang kelima indera mereka melalui metode bermain warna pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak agar lebih kreatif dalam memilih warna dengan metode bermain warna pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari satu pertemuan, dalam setiap pertemuan terbagi menjadi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelompok B TK Islam Daarul Hikmah Kotabumi Utara yang berjumlah 21 Siswa, terdiri dari 11 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Hasil penelitian nilai rata-rata kemampuan kognitif pada siklus I memperoleh persentase sebesar 50% dan siklus II meningkat dengan persentase sebesar 88%, hal ini menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan kognitif melalui metode bermain warna pada anak usia dini sehingga penelitian tindakan kelas ini dinyatakan berhasil karena telah mencapai target yang telah ditentukan. Saran bagi guru agar menerapkan metode tersebut sebagai bagian dalam proses pembelajaran.

Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain warna berhasil meningkatkan kemampuan kognitif anak, terbukti dari peningkatan keberhasilan belajar dari 50% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II.Metode ini tidak hanya meningkatkan kreativitas anak dalam memilih warna, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri dan kemandirian mereka.Peran guru sangat krusial dalam memberikan motivasi serta pemahaman konsep warna untuk mencapai hasil kognitif yang optimal.

Saran penelitian selanjutnya meliputi tiga arah utama. Pertama, peneliti dapat mengkaji perbedaan dampak media warna tradisional (seperti stick warna) dibandingkan dengan media digital (aplikasi interaktif) terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak usia dini, sehingga dapat menentukan strategi pembelajaran yang paling efektif. Kedua, studi jangka panjang dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah peningkatan kemampuan kognitif yang diperoleh melalui permainan warna pada usia 3‑5 tahun berkontribusi pada prestasi akademik di jenjang sekolah dasar, dengan mengamati kelompok anak secara berkelanjutan selama beberapa tahun. Ketiga, peran keterlibatan orang tua dalam kegiatan bermain warna di rumah dapat diteliti untuk mengetahui pengaruh intensitas dan kualitas dukungan keluarga terhadap perkembangan kognitif anak, misalnya dengan membandingkan kelompok yang menerima bimbingan orang tua versus yang tidak. Penelitian-penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memoderasi efektivitas metode bermain warna dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pendidikan anak usia dini.

Read online
File size817.44 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test