UNISNUUNISNU

JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAK

Paradigma pendidikan di era modern menuntut transformasi peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari sekadar penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran, pembimbing perkembangan, dan agen inovasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peran guru PAUD, mengidentifikasi tantangan profesional yang dihadapi, serta merumuskan strategi penguatan kompetensi guru berdasarkan temuan empiris dari kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah 32 artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2024. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu relevansi dengan topik peran guru PAUD, kualitas akademik, dan ketersediaan data empiris, serta kriteria eksklusi berupa artikel yang tidak fokus pada konteks PAUD atau tidak memiliki dasar metodologis yang jelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran guru PAUD mengalami perluasan pada aspek pedagogis, sosial-emosional, dan digital, sementara tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi teknologi, kompleksitas karakteristik peserta didik, dan tuntutan kebijakan pendidikan yang dinamis. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual peran guru PAUD di era modern serta formulasi strategi penguatan profesionalisme guru yang berbasis bukti literatur. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan, program pelatihan, dan praktik pembelajaran yang lebih adaptif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Peran guru PAUD di era pendidikan modern telah berkembang menjadi lebih kompleks, mencakup fungsi sebagai fasilitator, pembimbing, agen perubahan sosial, dan pengembang kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan anak.Guru menghadapi tantangan seperti tuntutan kompetensi abad ke-21, keterbatasan literasi digital, serta kompleksitas karakteristik peserta didik dan dinamika teknologi, yang menuntut penguatan profesionalisme secara berkelanjutan.Strategi penguatan melalui pelatihan berbasis kebutuhan, refleksi praktik, komunitas belajar, dan dukungan kebijakan institusional menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas pelatihan kompetensi digital yang kontekstual bagi guru PAUD dalam meningkatkan hasil belajar anak, dengan mengukur perubahan kompetensi guru dan prestasi anak setelah intervensi. Selanjutnya, dapat dieksplorasi dampak komunitas praktik reflektif guru terhadap inovasi kurikulum di lingkungan PAUD, misalnya melalui studi kasus longitudinal yang memantau perubahan desain pembelajaran dan respons anak. Terakhir, penting untuk meneliti model kolaborasi antara guru, orang tua, dan komunitas lokal dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif, dengan fokus pada bagaimana strategi partisipatif dapat mengurangi kesenjangan akses dan meningkatkan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam pendidikan anak usia dini.

Read online
File size351.89 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test