UNISNUUNISNU

JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAK

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pelaksanaan Kurikulum Independen di RA Al-Wahdah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan kajian literatur, observasi, dan wawancara. Pengumpulan data meliputi studi literatur serta data primer berupa kuesioner survei dan observasi langsung di lapangan, termasuk wawancara dengan kepala RA Al-Wahdah Sumber serta observasi kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka pada tingkat PAUD menghadapi tantangan terkait sumber daya, perbedaan perkembangan anak, dan penyesuaian guru terhadap kurikulum baru. Studi kasus di RA Al-Wahdah mengidentifikasi langkah‑langkah mengatasi tantangan tersebut, antara lain pemanfaatan lingkungan sekitar, kreativitas guru, dan kolaborasi dengan orang tua. Penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Independen di RA Al-Wahdah mendukung perkembangan anak usia dini dalam suasana belajar yang menyenangkan; kerja sama dengan masyarakat serta inovasi guru menjadi faktor utama keberhasilan; serta anak terlibat dalam pembelajaran aktif dan evaluasi perkembangan dilakukan secara rutin.

Pelaksanaan Kurikulum Independen di RA Al-Wahdah memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan holistik peserta didik usia dini.Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perbedaan kemajuan anak, tantangan tersebut berhasil diatasi melalui inovasi guru, kolaborasi dengan masyarakat, dan pemanfaatan lingkungan sekitar, sehingga tercipta suasana belajar aktif yang menyenangkan.Evaluasi berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi, misalnya laptop untuk mendongeng, memperkuat proses pembelajaran dan mendukung tercapainya pendidikan berkualitas pada tingkat PAUD.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana mobilisasi sumber daya komunitas mempengaruhi efektivitas pelaksanaan kurikulum di PAUD dengan membandingkan konteks sosial‑ekonomi yang beragam, sehingga dapat mengidentifikasi strategi adaptasi yang paling efektif. Selain itu, penting untuk meneliti peran literasi digital guru dalam mengintegrasikan teknologi, seperti penggunaan laptop untuk mendongeng, ke dalam Kurikulum Independen dan dampaknya terhadap keterlibatan serta hasil belajar anak, guna memberikan pedoman pelatihan yang tepat. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati dampak pendekatan pembelajaran aktif yang diterapkan dalam Kurikulum Independen terhadap perkembangan kognitif, sosial‑emosional, dan motorik anak selama beberapa tahun, guna menilai keberlanjutan manfaatnya dan memberikan dasar bagi kebijakan pendidikan anak usia dini.

  1. Kurikulum Merdeka di Sekolah Ramah Anak berbasis Islam dan Bilingual | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5261Kurikulum Merdeka di Sekolah Ramah Anak berbasis Islam dan Bilingual Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan obsesi index php obsesi article view 5261
  2. ASESMEN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI | MOTORIC. asesmen anak usia motoric skip main content navigation... doi.org/10.31090/m.v4i1.1039ASESMEN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MOTORIC asesmen anak usia motoric skip main content navigation doi 10 31090 m v4i1 1039
  3. Kurikulum Merdeka: Persepsi Guru Pendidikan Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia... doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3800Kurikulum Merdeka Persepsi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia doi 10 31004 obsesi v7i1 3800
Read online
File size394.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test