UNWAHAUNWAHA

EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan TeknologiEDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi

Implikasinya terhadap kompetensi wirausaha santri pada Pondok Pesantren Fathul Ulum dapat diketahui dengan penelitian yang meliputi Perencanaan, Pelaksanaan dan evaluasi pendidikan entrepreneur. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi mendalam, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis menggunnakan analisis SWOT. Uji keabsahan menggunakan metode trainggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan Pendidikan Entrepreneur di Pondok Pesantren Fathul Ulum dituangkan dalam bentuk kurikulum Pembelajaran entrepreneur, yang terdiri dari perencanaan pembelajaran berbaris teori dan perancanaan berbasis praktek. Pendidikan kewirausahaan dilaksanakan dengan dua metode yaitu pembelajaran berbasis teori dan pembelajaran berbasis praktek. Evaluasi pencapaian Pendidikan Entrepreneur dilakukan melalui 2 cara langsung (proses pembelajaran) dan pasca pembelajaran. Mengkaji evaluasi pembelajaran pendidikan entrepreneur menggunakan model evaluasi yaitu evaluasi model CIPP (Context, Input, Proses, and Product). Kompetensi wirausaha santri di Pondok Pesantren FATHUL ULUM dibentuk untuk memiliki kompetensi social entrepreneur serta corporate entrepreneur. Manajemen pendidikan enterpreneur memberikan implikasi terhadap para santri untuk memperoleh pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) serta bertujuan agar para santri miliki kemamuan dan kemampuan menjadi pemula dalam berwirausaha.

Perencanaan Pendidikan Entrepreneur di Pondok Pesantren Fathul Ulum dituangkan dalam bentuk kurikulum Pembelajaran entrepreneur, yang terdiri dari perencanaan pembelajaran berbaris teori dan perancanaan berbasis praktek.Pendidikan kewirausahaan dilaksanakan dengan dua metode yaitu pembelajaran berbasis teori dan pembelajaran berbasis praktek.Evaluasi pencapaian Pendidikan Entrepreneur dilakukan melalui 2 cara langsung (proses pembelajaran) dan pasca pembelajaran.Kompetensi wirausaha santri di Pondok Pesantren FATHUL ULUM dibentuk untuk memiliki kompetensi social entrepreneur serta corporate entrepreneur.Manajemen pendidikan enterpreneur memberikan implikasi terhadap para santri untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta bertujuan agar para santri memiliki kemampuan menjadi pemula dalam berwirausaha.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model CIPP dalam mengevaluasi program pendidikan entrepreneur di pondok pesantren lainnya. Hal ini penting untuk mengetahui apakah model ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara luas. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris dampak program pendidikan entrepreneur terhadap peningkatan kompetensi wirausaha santri, seperti pendapatan, jumlah usaha yang dijalankan, dan inovasi produk. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan program pendidikan entrepreneur, seperti dukungan dari masyarakat, ketersediaan sumber daya, dan peran serta orang tua. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas program pendidikan entrepreneur di pondok pesantren, sehingga dapat menghasilkan santri yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki keterampilan dan kemampuan berwirausaha yang mumpuni untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial.

Read online
File size486.35 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test