UNISNUUNISNU

JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAK

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah fase penting dalam pembentukan karakter dan sikap sosial anak, termasuk sikap peduli sosial. Penelitian ini mengkaji peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam menanamkan nilai-nilai sosial dan etika, serta sekolah sebagai tempat anak belajar melalui bimbingan guru dan interaksi dengan teman sebaya. Studi literatur ini menemukan bahwa keluarga yang memberikan teladan positif dan lingkungan sekolah yang mendukung melalui aktivitas kolaboratif mampu mengembangkan empati, keterampilan sosial, dan rasa peduli pada anak PAUD. Metode studi literatur yang digunakan bertujuan memberikan wawasan komprehensif untuk penelitian selanjutnya, dengan kesimpulan bahwa sinergi antara keluarga dan sekolah sangat penting dalam membentuk sikap peduli sosial anak sejak dini.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara keluarga dan sekolah sangat penting untuk membentuk kepedulian sosial pada anak usia dini, dimana orang tua menjadi teladan melalui empati, berbagi, dan diskusi nilai sosial, sementara guru menciptakan kegiatan kolaboratif dan menjadi contoh perilaku positif.Metode pengajaran yang menyenangkan, seperti bercerita dan bermain, mempermudah internalisasi nilai kepedulian.Konsistensi nilai yang diajarkan melalui komunikasi rutin antara orang tua dan guru serta partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah memperkuat perkembangan empati, tanggung jawab, dan kemampuan sosial anak.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan orang tua yang dirancang khusus untuk meningkatkan empati anak usia dini, misalnya dengan membandingkan kelompok yang mengikuti pelatihan versus yang tidak. Selanjutnya, dapat dieksplorasi dampak integrasi proyek sosial berbasis sekolah pada keterampilan sosial anak, dengan membandingkan pendekatan pembelajaran kolaboratif versus tradisional. Penelitian longitudinal juga diperlukan untuk menelusuri bagaimana sinergi awal antara keluarga dan sekolah memengaruhi perilaku prososial pada remaja, termasuk variasi budaya yang mungkin memoderasi efek tersebut. Semua studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan pendidikan anak usia dini.

Read online
File size474.19 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test