LPPM UNASMANLPPM UNASMAN

JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan global yang memerlukan strategi pencegahan komprehensif melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan berbasis teknologi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di wilayah perkotaan dengan melibatkan 20 tenaga kesehatan dari berbagai tingkat pelayanan. Pelatihan berlangsung selama tiga bulan menggunakan platform digital, simulasi kasus, dan evaluasi pre‑posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi dalam pencegahan PTM. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi tenaga kesehatan terkait pencegahan PTM. Rerata skor kompetensi manajemen kesehatan digital meningkat dari 72,85 menjadi 91,85 pada post‑test, sementara kompetensi promosi kesehatan digital meningkat dari 55,4 menjadi 85,2. Tingkat kepuasan peserta mencapai 92%. Program peningkatan kompetensi berbasis digital ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam pencegahan PTM dan dapat direplikasi untuk memperkuat sistem kesehatan preventif.

Program peningkatan kompetensi tenaga kesehatan berbasis digital terbukti efektif, dengan peningkatan signifikan skor kompetensi dan kepuasan peserta yang tinggi.Implementasi teknologi digital meningkatkan efektivitas skrining, pemantauan, dan edukasi pasien, serta dapat direplikasi secara nasional untuk memperkuat sistem kesehatan preventif.Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan penguatan infrastruktur teknologi, penyusunan modul pelatihan komprehensif, dan kolaborasi multistakeholder antara institusi pendidikan, layanan kesehatan, serta penyedia teknologi.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan tentang berapa lama peningkatan kompetensi digital yang dicapai tetap terjaga pada tenaga kesehatan setelah satu hingga dua tahun pasca‑pelatihan, sehingga memberikan gambaran tentang keberlanjutan efek program. Selanjutnya, sebuah studi komparatif yang melibatkan beberapa puskesmas dengan tingkat sumber daya teknologi yang berbeda dapat menilai faktor-faktor yang mempengaruhi skalabilitas dan efektivitas pelatihan digital dalam konteks yang lebih luas. Terakhir, pengembangan dan validasi instrumen standar untuk menilai kualitas konten promosi kesehatan digital yang dihasilkan oleh tenaga kesehatan akan membantu mengukur dampak edukatif secara objektif dan dapat dijadikan acuan bagi program serupa di masa depan.

  1. Revolutionizing community health literacy: The power of digital health tools in rural areas of the US... doi.org/10.30574/gscarr.2024.19.2.0189Revolutionizing community health literacy The power of digital health tools in rural areas of the US doi 10 30574 gscarr 2024 19 2 0189
  2. Present and Future of Digital Health in Diabetes and Metabolic Disease. present future digital health... e-dmj.org/journal/view.php?doi=10.4093/dmj.2020.0088Present and Future of Digital Health in Diabetes and Metabolic Disease present future digital health e dmj journal view php doi 10 4093 dmj 2020 0088
  3. PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS LAPADDE KOTA PAREPARE | Amiruddin | JURNAL SIPISSANGNGI:... journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/sipissangngi/article/view/7077PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS LAPADDE KOTA PAREPARE Amiruddin JURNAL SIPISSANGNGI journal lppm unasman ac index php sipissangngi article view 7077
Read online
File size314.74 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test