UNNARUNNAR

THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and EngagementTHE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan antara produktivitas tenaga kerja aktual dan direncanakan dalam Proyek Konstruksi Perumahan Dinas Polisi di Samarinda sebagai dasar untuk menilai efisiensi konstruksi. Data produktivitas aktual diperoleh dari observasi lapangan, laporan harian, dan pengukuran volume pekerjaan dan durasi. Produktivitas direncanakan dihitung menggunakan Analisis Harga Satuan (AHS), penjadwalan proyek, dan perencanaan tenaga kerja. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara produktivitas aktual dan direncanakan dalam berbagai kategori pekerjaan. Produktivitas struktur aktual berkisar antara 0,71 hingga 1,20 m³/hari, yang lebih rendah daripada produktivitas direncanakan sebesar 1,456–3,21 m³/hari. Pekerjaan finishing juga menunjukkan penyimpangan yang signifikan, dengan produktivitas aktual 27,52–80 m²/hari dibandingkan dengan yang direncanakan 44–135 m²/hari. Kesenjangan ini menyebabkan kemajuan yang lebih lambat, risiko penundaan proyek, dan penurunan efisiensi manajemen waktu. Faktor kunci yang berkontribusi terhadap kesenjangan produktivitas termasuk kondisi lapangan, gangguan cuaca, mobilisasi material, pengalaman pekerja, dan efektivitas koordinasi di antara subkontraktor. Temuan ini menekankan pentingnya kontrol produktivitas berkala dan manajemen lapangan yang lebih baik untuk memenuhi target yang direncanakan.

Berdasarkan evaluasi produktivitas tenaga kerja pada Proyek Konstruksi Perumahan Dinas Polisi di Samarinda, dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan produktivitas yang signifikan antara kondisi aktual dan direncanakan.Hasil pengukuran menunjukkan bahwa produktivitas aktual pada pekerjaan struktur dan finishing jauh di bawah angka produktivitas yang direncanakan berdasarkan Analisis Harga Satuan (AHS) dan jadwal proyek.Hal ini menunjukkan bahwa implementasi di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal.Produktivitas struktur aktual hanya mencapai 0,71–1,20 m³/hari, dibandingkan dengan produktivitas direncanakan 1,456–3,21 m³/hari, sedangkan produktivitas finishing aktual berada di kisaran 27,52–80 m²/hari, masih di bawah produktivitas direncanakan 44–135 m²/hari.Perbedaan ini mencerminkan penyimpangan produktivitas sebesar 40–60%, yang berpotensi berdampak pada efisiensi waktu dan biaya keseluruhan pekerjaan.Faktor-faktor yang menyebabkan penyimpangan produktivitas antara aktual dan direncanakan meliputi.(1) Manajemen tenaga kerja yang kurang optimal, terutama terkait pembagian tugas, pengawasan, dan absensi pekerja.(2) Metode kerja yang tidak konsisten, di mana implementasi di lapangan tidak sepenuhnya mengikuti prosedur perencanaan.(3) Gangguan eksternal, seperti cuaca dan keterlambatan material yang menghambat ritme kerja.(4) Kapasitas dan keterampilan tenaga kerja, di mana beberapa pekerja kurang berpengalaman sehingga kecepatan kerja di bawah standar yang direncanakan.Evaluasi ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas memerlukan perbaikan dalam perencanaan, pemantauan, dan pengendalian pekerjaan.Manajemen proyek perlu mengadopsi pendekatan strategis melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimasi rantai pasokan material, adaptasi terhadap metode kerja yang lebih efisien, dan implementasi pemantauan berkala berdasarkan indikator kinerja produktivitas.Langkah-langkah ini dapat meminimalkan kesenjangan antara produktivitas aktual dan direncanakan, sehingga proyek dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan sesuai target.

Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi proyek konstruksi, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif, termasuk pelatihan dan pengembangan keterampilan pekerja. Selain itu, studi tentang metode kerja yang lebih efisien dan inovatif dapat membantu mengurangi kesenjangan produktivitas antara perencanaan dan implementasi. Terakhir, penelitian tentang dampak cuaca dan keterlambatan material terhadap produktivitas tenaga kerja dapat memberikan wawasan untuk mengembangkan strategi mitigasi yang lebih baik.

Read online
File size196.15 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test