UNNARUNNAR

UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)

Kewirausahaan merupakan salah satu tuntutan kompetensi lulusan siswa di SMK Negeri 1 Mojosongo. Kompetensi tersebut menjadi salah satu indikator kualitas sumber daya manusia lulusan SMK. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menanamkan minat kewirausahaan di kalangan siswanya, melalui konsep kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara. Konsep kerjasama ini berupa transfer keilmuan yang dikemas dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini memiliki beberapa tahapan dimulai dari identifikasi masalah mitra yaitu perlunya pemahaman konsep kewirausahaan, business plan, konsep desain dan inovasi produk jamu kekinian dan pemasaran usaha. Pada tahap awal kegiatan siswa diminta mengikuti pretest untuk mengetahui tingkat mula pemahaman. Tahap kedua paparan materi kewirausahaan dan diskusi, tahap ketiga penyuluhan tentang business plan, tahap keempat penyuluhan sekaligus demo / praktik langsung pembuatan inovasi produk jamu kekinian. Kegiatan diakhiri dengan post test dan testimoni hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 25, 64%.

Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara berhasil melaksanakan pelatihan kewirausahaan serta inovasi produk jamu kekinian yang meningkatkan kreativitas siswa SMK dan melestarikan jamu sebagai warisan budaya.Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 25,64 %.Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam mengembangkan potensi kewirausahaan dan menumbuhkan minat pada produk jamu modern di kalangan pelajar.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan kewirausahaan dan inovasi jamu yang diberikan pada siswa SMK memengaruhi pembentukan usaha nyata dan keberlanjutan bisnis selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang terhadap lapangan kerja dan pendapatan. Selanjutnya, perlu dibandingkan efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis proyek dengan metode ceramah tradisional dalam meningkatkan keterampilan desain produk jamu dan kemampuan penyusunan rencana bisnis, untuk menentukan strategi pembelajaran yang paling optimal bagi siswa vokasi. Selain itu, penelitian dapat memperluas model pengabdian masyarakat ini ke sekolah-sekolah SMK di wilayah lain dengan kondisi sosial‑ekonomi yang berbeda, guna mengevaluasi kemampuan model dalam melestarikan warisan budaya jamu sekaligus meningkatkan potensi kewirausahaan pada skala yang lebih luas. Dengan menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif, studi-studi tersebut akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk memperkuat kebijakan pendidikan vokasi dan program inovasi produk tradisional.

  1. Meningkatkan Potensi Kewirausahaan dan Inovasi Produk di SMK N 1 Mojosongo | Gustiana | Equilibrium Journal... jurnal.uns.ac.id/equilibrium/article/view/65939Meningkatkan Potensi Kewirausahaan dan Inovasi Produk di SMK N 1 Mojosongo Gustiana Equilibrium Journal jurnal uns ac equilibrium article view 65939
Read online
File size711.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test