UNNARUNNAR
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)Pengelolaan air hujan dan drainase yang kurang optimal dapat menyebabkan genangan serta pemborosan sumber daya air. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi genangan air hujan di SMP Negeri 11 Kota Malang melalui pembuatan sumur resapan, penanaman pohon penyerap air, serta memanfaatkan sistem penjernihan air menggunakan tandon untuk mendaur ulang air drainase agar dapat digunakan kembali. Metode yang diterapkan mencakup survei lokasi, perencanaan desain sumur resapan, serta perencanaan instalasi sistem penjernihan air berbasis filtrasi. Sumur resapan berfungsi sebagai media infiltrasi untuk mengurangi limpasan air hujan, sementara sistem penjernih memungkinkan air drainase yang terkumpul di tandon dapat diolah menjadi air layak guna, seperti untuk keperluan menyiram tanaman dan keperluan lainnya. Hasil dari implementasi program ini adalah dapat mengurangi 75% volume genangan, meningkatkan 90% kesadaran lingkungan siswa, dan estetika sekolah menjadi lebih baik dan lebih nyaman dalam kegiatan belajar mengajar. Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya konservasi air dan teknologi pengolahan air sederhana.
Program yang terdiri dari pembangunan sumur resapan, penanaman pohon penyerap air, penjernihan air buangan, dan edukasi siswa telah berhasil mengurangi genangan air, meningkatkan kesadaran siswa, dan memperbaiki estetika sekolah.Selain itu, penerapan prinsip recycle dan reuse pada air buangan mendukung pengelolaan sumber daya secara efisien.Disarankan program terus dilanjutkan, dikembangkan, dan diadopsi oleh sekolah lain dengan perawatan rutin serta keterlibatan aktif siswa untuk keberlanjutan jangka panjang.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga hal penting. Pertama, bagaimana kinerja sumur resapan dalam jangka panjang ketika menghadapi variasi intensitas hujan ekstrem, sehingga diperlukan pemantauan volume infiltrasi dan dampaknya terhadap struktur tanah sekolah. Kedua, jenis pohon apa yang paling efektif menyerap air hujan di lingkungan sekolah, dengan membandingkan kemampuan penyerapan dan pertumbuhan antara spesies trembesi, pohon buah lokal, dan tanaman pangan seperti cabai atau tomat. Ketiga, dapatkah sistem penjernihan air buangan dioptimalkan menggunakan sensor otomatis untuk memantau kualitas air secara real‑time, sehingga memungkinkan penyesuaian proses filtrasi secara efisien dan biaya rendah. Ketiga pertanyaan tersebut diharapkan dapat memberikan data empiris yang mendukung perbaikan desain infrastruktur hidrologi sekolah, meningkatkan keberlanjutan program, dan memperluas penerapannya ke institusi pendidikan lainnya. Penelitian ini sebaiknya melibatkan kolaborasi antara mahasiswa teknik, guru, dan pihak pengelola sekolah untuk memastikan hasil yang aplikatif dan berkelanjutan.
| File size | 584.02 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Tujuan, hasil, pendorong, dan hambatan bahwa LOSS DOL bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik bidang perizinan oleh DPMPTSP Blitar. Hasilnya kemudahanTujuan, hasil, pendorong, dan hambatan bahwa LOSS DOL bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik bidang perizinan oleh DPMPTSP Blitar. Hasilnya kemudahan
UNESAUNESA Sebelum penerapan aplikasi NAKULA para pengurus RT mendapatkan sosialisasi yang di selenggarakan Kota Surabaya di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Surabaya,Sebelum penerapan aplikasi NAKULA para pengurus RT mendapatkan sosialisasi yang di selenggarakan Kota Surabaya di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Surabaya,
POLNAMPOLNAM Penelitian ini menganalisis iklim, curah hujan menggunakan metode Gumbel, kebutuhan air masyarakat, debit rencana menggunakan metode rasional, serta potensiPenelitian ini menganalisis iklim, curah hujan menggunakan metode Gumbel, kebutuhan air masyarakat, debit rencana menggunakan metode rasional, serta potensi
UBUB Kesakralan air berperan sebagai etika ekologis yang membatasi eksploitasi, sementara kearifan lokal menawarkan model konservasi berbasis komunitas. ImplikasiKesakralan air berperan sebagai etika ekologis yang membatasi eksploitasi, sementara kearifan lokal menawarkan model konservasi berbasis komunitas. Implikasi
TRISAKTITRISAKTI Kegiatan pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan Kawasan SFV melalui pengijauan kawasan. Kegiatan ini dilakukan melaluiKegiatan pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan Kawasan SFV melalui pengijauan kawasan. Kegiatan ini dilakukan melalui
TRISAKTITRISAKTI Tahapan ketiga merupakan tahap penutup dari kegiatan pengabdian. Pada tahap ini dilakukan serah terima hasil perencanaan dan diskusi keberlanjutan program.Tahapan ketiga merupakan tahap penutup dari kegiatan pengabdian. Pada tahap ini dilakukan serah terima hasil perencanaan dan diskusi keberlanjutan program.
POLNAMPOLNAM Nilai curah hujan tertinggi di desa Mesiapi selama 10 tahun dengan tingkat curah hujan tertinggi terjadi di tahun 2020 yaitu 260 mm. Periode ulang hujanNilai curah hujan tertinggi di desa Mesiapi selama 10 tahun dengan tingkat curah hujan tertinggi terjadi di tahun 2020 yaitu 260 mm. Periode ulang hujan
UNSURUNSUR Hukum adat memandang upacara labuh saji sebagai bentuk syukur dan penghormatan terhadap leluhur yang wajib dilestarikan sebagai warisan budaya. PerubahanHukum adat memandang upacara labuh saji sebagai bentuk syukur dan penghormatan terhadap leluhur yang wajib dilestarikan sebagai warisan budaya. Perubahan
Useful /
UNNARUNNAR Hal ini membuktikan bahwa kolam bundar dengan sistem MBG mampu meningkatkan kualitas air dan mendukung keberhasilan budidaya udang pada lahan terbatas,Hal ini membuktikan bahwa kolam bundar dengan sistem MBG mampu meningkatkan kualitas air dan mendukung keberhasilan budidaya udang pada lahan terbatas,
PUBMEDIAPUBMEDIA Transisi ke energi terbarukan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk mencapai keamanan energi nasional. Penelitian ini mengkaji kesiapanTransisi ke energi terbarukan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk mencapai keamanan energi nasional. Penelitian ini mengkaji kesiapan
UNSURUNSUR Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif berdasarkan data kepustakaan dan sekunder, serta mengkaji peraturan perundang-undangan dan konsepPenelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif berdasarkan data kepustakaan dan sekunder, serta mengkaji peraturan perundang-undangan dan konsep
UNSURUNSUR Kebudayaan adalah hasil karya dan bukti eksistensi manusia di masa lalu, penting untuk dilindungi dan dilestarikan agar bermanfaat bagi generasi mendatang.Kebudayaan adalah hasil karya dan bukti eksistensi manusia di masa lalu, penting untuk dilindungi dan dilestarikan agar bermanfaat bagi generasi mendatang.