PUBMEDIAPUBMEDIA

Journal of Geosciences and Environmental StudiesJournal of Geosciences and Environmental Studies

Transisi ke energi terbarukan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk mencapai keamanan energi nasional. Penelitian ini mengkaji kesiapan SDM Indonesia dalam transisi energi melalui perspektif terpadu tentang keamanan energi dan filsafat ilmu pertahanan. Tinjauan literatur sistematis ini menganalisis 15 sumber berkualitas tinggi (dari 30 yang awalnya diidentifikasi, 2020-2025) untuk memeriksa kesiapan SDM Indonesia dalam transisi energi. Menggunakan metodologi yang selaras dengan PRISMA, 13 studi kunci (11 artikel jurnal dan dua laporan institusi) dipilih untuk analisis rinci, dengan dua sumber tambahan yang mendukung pengembangan kerangka tematik. Analisis ini menggabungkan perspektif tentang keamanan energi, ilmu pertahanan, dan antropologi pertahanan untuk mengidentifikasi tantangan kesiapan SDM, dengan penekanan khusus pada disparitas regional. Meskipun Indonesia menargetkan energi terbarukan sebesar 17%-19% untuk 2025 (direvisi dari target awal 23%), realisasi saat ini hanya mencapai 13,1% (2024), yang mengungkapkan kesenjangan kompetensi kritis di sektor SDM. Temuan kunci termasuk: Indonesia peringkat keenam secara global untuk emisi sektor energi (691,97 juta ton CO2 pada 2022); disparitas geografis yang signifikan, dengan Jawa memiliki 204 institusi pendidikan untuk pelatihan energi, dibandingkan hanya 3 di provinsi terpencil. Kompetensi yang diperlukan mencakup keterampilan teknis multidisiplin, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, dan keterampilan lunak yang sadar keamanan. Rekomendasi kebijakan mencakup program pelatihan berbasis keamanan energi, standar sertifikasi kompetensi, pembentukan dewan keamanan energi SDM, dan integrasi prinsip antropologi pertahanan ke dalam pengembangan SDM. Penelitian ini memberikan pemahaman strategis tentang persyaratan kesiapan SDM yang penting untuk mendukung transisi energi yang adil menuju keamanan energi nasional yang berkelanjutan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam menghadapi transisi energi masih menghadapi tantangan signifikan, meskipun memiliki potensi besar.Dengan mengintegrasikan perspektif tentang keamanan energi dan filsafat ilmu pertahanan, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tantangan utama termasuk disparitas geografis dalam tenaga kerja, infrastruktur pendidikan yang terbatas, dan kesenjangan kompetensi antara industri dan pendidikan, semua hal tersebut memiliki potensi untuk mengancam keamanan energi nasional.Kebutuhan kompetensi untuk energi terbarukan tidak hanya mencakup keterampilan teknis multidisiplin dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi, tetapi juga kesadaran akan pentingnya keamanan energi dalam pertahanan nasional.Program pendidikan dan pelatihan yang ada perlu diperkuat dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan keamanan energi nasional dan mempertimbangkan konteks sosio-budaya Indonesia.

Untuk mendukung transisi energi yang adil dan berkelanjutan di Indonesia, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi yang lebih terintegrasi untuk mengatasi disparitas regional dalam kapasitas SDM. Hal ini dapat mencakup upaya untuk meningkatkan akses ke pendidikan berkualitas, pelatihan berbasis kompetensi, dan penguasaan teknologi modern dengan mempertimbangkan perspektif keamanan energi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengintegrasikan konsep antropologi pertahanan ke dalam pengembangan SDM energi, dengan mempertimbangkan nilai-nilai lokal dan kebijaksanaan tradisional agar teknologi energi terbarukan dapat diterima oleh masyarakat dan berkontribusi pada keamanan energi yang berkelanjutan. Akhirnya, penelitian dapat menganalisis lebih lanjut tantangan dan peluang dalam implementasi program Just Energy Transition Partnership (JETP) Indonesia, dengan mempertimbangkan kebutuhan SDM yang kompeten dan sadar akan pentingnya keamanan energi dalam konteks pertahanan negara.

  1. Analysis of Human Resources Readiness in Supporting Energy Transition for National Energy Security |... doi.org/10.53697/ijgaes.v2i3.4936Analysis of Human Resources Readiness in Supporting Energy Transition for National Energy Security doi 10 53697 ijgaes v2i3 4936
  2. Improving Skills for the Electricity Sector in Indonesia | Asian Development Bank. improving skills electricity... adb.org/publications/improving-skills-electricity-sector-indonesiaImproving Skills for the Electricity Sector in Indonesia Asian Development Bank improving skills electricity adb publications improving skills electricity sector indonesia
  3. CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE AND LEVERAGE ON COMPANY FINANCIAL PERFORMANCE | International... journal.untar.ac.id/index.php/ijaeb/article/view/34156CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE AND LEVERAGE ON COMPANY FINANCIAL PERFORMANCE International journal untar ac index php ijaeb article view 34156
  4. EFFORTS TO ENHANCE EXCELLENT HUMAN RESOURCES TOWARDS GOLDEN INDONESIA 2045 | JIPOWER : Journal of Intellectual... journal.yaimpi.org/index.php/jipower/article/view/26EFFORTS TO ENHANCE EXCELLENT HUMAN RESOURCES TOWARDS GOLDEN INDONESIA 2045 JIPOWER Journal of Intellectual journal yaimpi index php jipower article view 26
  5. Membangun Sikap Bela Negara Mahasiswa Melalui Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi | Ganaya : Jurnal... jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya/article/view/424Membangun Sikap Bela Negara Mahasiswa Melalui Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi Ganaya Jurnal jayapanguspress penerbit index php ganaya article view 424
Read online
File size391.89 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test