ISI DPSISI DPS
Anggit: Jurnal Desain ProdukAnggit: Jurnal Desain ProdukPenelitian ini meng yang berfokus pada otot dada. Olahragawan yang berlatih di tempat gym tidak jarang mengalami cedera, bahkan tidak sedikit juga orang mengalami kematian ketika berolahraga. Studi ini berfokus pada apa yang menjadi penyebab cedera apakah hanya karena penggunanya atau juga karena alat yang kurang untuk meminimalisir hal tersebut. Data yang dikumpulkan melalui observasi produk eksisting, wawancara dan penulis sebagai pengguna lansung. Hasil menunjukkan bahwa tidak semua alat pada observasi produk eksisting memiliki pengaman yang baik untuk menjaga pengguna tetap dalam kondisi aman. Studi ini merekomendasikan pada pengembangan produk yang lebih mengutamakan keamanan atau produk yang memiliki antisipasi cedera yang baik.
Hasil riset penelitian ini ditemukan ada banyak faktor olahragawan dapat mengalami cedera saat letihan angkat beban, tidak hanya sekedar faktor dari diri sendiri saja tetapi juga bisa terjadi dari luar seperti alat yang tidak sesuai ergonomi orang Indonesia, kenyamanan yang kurang dan keamanan yang tidak memadai.Untuk mengurangi resiko–resiko cedera yang ada olahragawan memang harus benar-benar memperhatkan dan menguasai kedua faktor internal dan eksternal tersebut.Cedera yang terjadi memang tidak akan bisa untuk di hilangkan tetapi cedera yang ada sangat dapat untuk di minimalisir dengan baik.Olahraga untuk tujuan kesehatan memang sangat disarankan tetapi jika olahraga menambah penyakit lebih baik dipahami dahulu caranya, dipelajari, dan jam terbang akan sangat membantu.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem pengaman dan antisipasi cedera pada alat gym, terutama untuk mengurangi risiko cedera akibat beban yang jatuh atau teknik gerakan yang salah. Ketiga, studi tentang edukasi dan pelatihan bagi olahragawan mengenai teknik penggunaan alat gym yang benar, pemanasan, dan pemulihan pasca latihan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk mengurangi risiko cedera.
| File size | 742.01 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Kegiatan ini diawali dengan meninjau kondisi mitra, pembinaan masyarakat, dan workshop pembuatan kerajinan tangan dari sampah plastik. Hasilnya adalahKegiatan ini diawali dengan meninjau kondisi mitra, pembinaan masyarakat, dan workshop pembuatan kerajinan tangan dari sampah plastik. Hasilnya adalah
Tel-UTel-U Metode pembuatan wet felting dapat menjadi alternatif untuk mengolah tiga jenis limbah tekstil, yaitu twill gabardine, kain katun dan rib knit. TeknikMetode pembuatan wet felting dapat menjadi alternatif untuk mengolah tiga jenis limbah tekstil, yaitu twill gabardine, kain katun dan rib knit. Teknik
EDUCASIAEDUCASIA E-modul interaktif berbasis gamifikasi untuk materi Relasi dan Fungsi dinyatakan valid, praktis, dan efektif berdasarkan hasil pengembangan yang mengikutiE-modul interaktif berbasis gamifikasi untuk materi Relasi dan Fungsi dinyatakan valid, praktis, dan efektif berdasarkan hasil pengembangan yang mengikuti
ISI DPSISI DPS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sofa yang dapat memenuhi kebutuhan kucing dan pemiliknya, mengatasi kerusakan sofa akibat cakaran, buluPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sofa yang dapat memenuhi kebutuhan kucing dan pemiliknya, mengatasi kerusakan sofa akibat cakaran, bulu
ISI DPSISI DPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan alat produksi menyebabkan kualitas produk briket tempurung kelapa kurang baik, sehingga diperlukan penelitianHasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan alat produksi menyebabkan kualitas produk briket tempurung kelapa kurang baik, sehingga diperlukan penelitian
ISI DPSISI DPS Table runner merupakan produk dekoratif yang belum terlalu umum namun memiliki potensi nilai jual apabila dikelola dengan baik. Perlunya inovasi atau penerapanTable runner merupakan produk dekoratif yang belum terlalu umum namun memiliki potensi nilai jual apabila dikelola dengan baik. Perlunya inovasi atau penerapan
ISI DPSISI DPS Penelitian ini memberikan pengetahuan kepada kami tentang karakter-karakter plastik. Daur ulang sampah dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang dikirimPenelitian ini memberikan pengetahuan kepada kami tentang karakter-karakter plastik. Daur ulang sampah dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang dikirim
UNDIPUNDIP Sementara itu, untuk menjawab tujuan penelitian kedua, peneliti menggunakan analisis kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan penelitian perilakuSementara itu, untuk menjawab tujuan penelitian kedua, peneliti menggunakan analisis kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan penelitian perilaku
Useful /
PNLPNL Tingkat kemampuan diukur berdasarkan tingkat kehadiran, penguasaan materi teori melalui quiz dan praktek yang diakomulasikan dalam bentuk hasil pre testTingkat kemampuan diukur berdasarkan tingkat kehadiran, penguasaan materi teori melalui quiz dan praktek yang diakomulasikan dalam bentuk hasil pre test
PNLPNL Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan Penerapan Ipteks di Gampong ini adalah, pertama memberikan pengetahuan yang memadai mengenai pelaporan keuangan DanaTujuan dari penyelenggaraan kegiatan Penerapan Ipteks di Gampong ini adalah, pertama memberikan pengetahuan yang memadai mengenai pelaporan keuangan Dana
PNLPNL Oleh karena itu, tim pelaksana mengadakan pelatihan keterampilan aplikasi komputer perkantoran, baik offline maupun online, dengan harapan keterampilanOleh karena itu, tim pelaksana mengadakan pelatihan keterampilan aplikasi komputer perkantoran, baik offline maupun online, dengan harapan keterampilan
UGPUGP Perlakuan yang digunakan: P0 (tanpa pupuk kotoran sapi), P1 (500 g pupuk kotoran sapi/wadah), P2 (600 g pupuk kotoran sapi/wadah), dan P3 (700 g pupukPerlakuan yang digunakan: P0 (tanpa pupuk kotoran sapi), P1 (500 g pupuk kotoran sapi/wadah), P2 (600 g pupuk kotoran sapi/wadah), dan P3 (700 g pupuk