PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis merupakan program aplikasi ipteks yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan utama yang dihadapi oleh remaja putus sekolah di Desa Alue Lim Kota Lhokseumawe. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya tingkat pendidikan dan kesejahteraan finansial serta belum dimanfaatkannya sampah plastik di TPA Alue Lim. Pelatihan ini bertujuan agar mitra mengerti dan menerapkan proses pemanfaatan sampah plastik menjadi produk kerajinan tangan seperti tas dan dompet yang bernilai ekonomis, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian finansial mitra serta mengurangi beban TPA. Kegiatan ini diawali dengan meninjau kondisi mitra, pembinaan masyarakat, dan workshop pembuatan kerajinan tangan dari sampah plastik. Hasilnya adalah bertambahnya ilmu dan keahlian mitra dalam pengelolaan dan pemanfaatan sampah plastik serta kemampuan membuat tas dan dompet dari sampah plastik bekas kemasan detergen, sabun, pewangi pakaian, dan plastik kresek yang bernilai ekonomis.

Kegiatan pelatihan pemanfaatan sampah plastik di Desa Alue Lim mendapat partisipasi masyarakat yang sangat baik, dengan tingkat kehadiran peserta mencapai 100%.Peserta mampu memanfaatkan plastik dari limbah kemasan detergen, sabun, pewangi pakaian, dan plastik kresek menjadi tas dan dompet.Monitoring dan evaluasi menunjukkan tidak ada kendala berarti, sehingga peserta optimis kegiatan ini dapat berlanjut secara mandiri tanpa pendampingan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai potensi pasar untuk produk kerajinan tangan dari sampah plastik yang dihasilkan oleh remaja putus sekolah, termasuk analisis preferensi konsumen dan strategi pemasaran yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain produk kerajinan tangan yang lebih inovatif dan menarik, dengan mempertimbangkan aspek estetika dan fungsionalitas. Ketiga, penting untuk mengkaji model bisnis yang berkelanjutan untuk usaha kerajinan tangan ini, termasuk pengelolaan keuangan, akses permodalan, dan kemitraan dengan pihak-pihak terkait, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi remaja putus sekolah dan masyarakat Desa Alue Lim secara keseluruhan.

Read online
File size163.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test