UNIVAUNIVA

JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan EdukasiJALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan merajut bagi santri-santri Rumah Tahfidz Al-Fazz sebagai upaya pengembangan kreativitas dan kemandirian ekonomi. Mitra menghadapi masalah keterbatasan keterampilan produktif yang dapat mendukung life skill santri di luar kegiatan menghafal Al-Quran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui pemberian materi dasar tentang merajut, pengenalan alat dan bahan, teknik dasar rajutan, serta praktik pembuatan produk sederhana seperti dompet dan tas rajut. Kegiatan dilaksanakan secara langsung dengan pendekatan partisipatif agar santri terlibat aktif selama proses pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santri mampu memahami teknik dasar merajut dan menghasilkan produk rajutan sederhana dengan tingkat kerapian yang cukup baik. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan minat berwirausaha, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kreativitas santri.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan keterampilan merajut bagi santri Tahfidz Al Fazz telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang direncanakan.Kegiatan ini diawali dengan tahap persiapan berupa identifikasi kebutuhan santri, penyusunan materi pelatihan, serta penyediaan alat dan bahan merajut.Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemberian materi dasar, demonstrasi teknik merajut, serta praktik langsung yang didampingi oleh tim pengabdian.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santri mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang merajut, mulai dari pengenalan alat dan bahan, penguasaan teknik dasar, hingga kemampuan menghasilkan produk rajutan sederhana.Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pengembangan kreativitas, ketekunan, dan kemandirian santri.Pelatihan merajut menjadi solusi alternatif dalam membekali santri dengan keterampilan produktif yang berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan wirausaha di masa mendatang.Dengan demikian, tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keterampilan hidup (life skills) santri Tahfidz Al Fazz melalui kegiatan merajut dapat dikatakan tercapai.Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi program pendampingan yang mampu mendukung kemandirian ekonomi santri serta memberikan nilai tambah bagi lembaga pendidikan tahfidz.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan merajut yang lebih komprehensif dengan menambahkan modul-modul tentang desain produk dan strategi pemasaran. Hal ini dapat membantu santri dalam menciptakan produk rajutan yang unik dan menarik, serta memasarkan produk mereka secara efektif. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang pelatihan merajut terhadap kemandirian ekonomi santri. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana keterampilan merajut dapat menjadi sumber penghasilan bagi santri setelah mereka lulus dari Rumah Tahfidz. 3. Mempelajari potensi pasar produk rajutan di lingkungan Rumah Tahfidz dan sekitarnya. Dengan memahami pasar yang ada, santri dapat mengembangkan produk rajutan yang sesuai dengan permintaan pasar dan meningkatkan peluang keberhasilan usaha mereka.

  1. Keterampilan Merajut Bagi Santri-Santri Rumah Tahfidz Al-Fazz | JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan... doi.org/10.47662/jaliye.v4i2.1246Keterampilan Merajut Bagi Santri Santri Rumah Tahfidz Al Fazz JALIYE Jurnal Abdimas Loyalitas dan doi 10 47662 jaliye v4i2 1246
Read online
File size588.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test