UNNARUNNAR

UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)

Optimalisasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPST3R) di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara menitikberatkan pada pencegahan praktik konvensional seperti pembakaran terbuka dan pembuangan liar. Program pengabdian ini mengadopsi pendekatan Participatory Rural Appraisal yang meliputi survei timbulan sampah, perencanaan teknis infrastruktur fisik, dan intervensi perilaku melalui sosialisasi edukatif kepada siswa Madrasah Tsanawiyah. Hasilnya berupa dokumen perencanaan teknis desain bak sampah terpilah dan Masterplan TPST3R, serta peningkatan kapasitas generasi muda melalui produksi Ecobrick fungsional. Sinergi antara blueprint infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia diharapkan membangun fondasi kokoh bagi kemandirian pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Desa Bentek.

Program pengabdian di Desa Bentek berhasil menyiapkan fondasi strategis bagi transformasi manajemen persampahan desa dengan mengintegrasikan perencanaan infrastruktur fisik dan pemberdayaan sumber daya manusia.Dokumen perencanaan teknis, seperti Detail Engineering Design bak sampah terpilah dan Masterplan TPST3R, berfungsi sebagai acuan teknis pembangunan serta instrumen kebijakan strategis bagi pemerintah desa.Intervensi edukasi kepada siswa MTs Al‑Jariyah NW secara efektif menanamkan literasi lingkungan dan kemampuan praktis membuat Ecobrick, yang menandai pergeseran pola pikir generasi muda dari pengelolaan sampah konvensional menjadi sumber daya bernilai guna.

Pertama, memperluas program edukasi Ecobrick ke seluruh sekolah dan kelompok masyarakat (PKK, Karang Taruna) agar tercipta massa kritis yang memelihara kebiasaan bersih secara terstruktur. Kedua, memfasilitasi pendanaan dan pelatihan bagi kelompok swadaya masyarakat (KSM) untuk mengelola TPST3R, sehingga kebijakan perdes dan retribusi dapat berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Ketiga, melakukan studi kelayakan ekonomi dan teknologi terbaru di tingkat desa, termasuk analisis life‑cycle assessment (LCA) dari produk Ecobrick, guna menilai dampak lingkungan, sosial, dan nilai tambah ekonomi yang dapat ditingkatkan melalui skala produksi yang lebih luas. Penelitian lanjutan ini dapat membantu pemerintah desa merancang model bisnis jangka panjang, memperkuat partisipasi masyarakat, dan memonitor efektivitas program secara berkelanjutan.

Read online
File size513.13 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test