UNNARUNNAR

THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and EngagementTHE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement

Penerapan peninjauan desain dalam proyek konstruksi berfungsi sebagai strategi efektif untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi waktu dan biaya yang dihasilkan dari penerapan peninjauan desain pada proyek rehabilitasi Jembatan Bantuas di Kota Samarinda. Penelitian menggunakan analisis komparatif antara desain awal dan desain yang telah direvisi, dengan mengevaluasi metode konstruksi, produktivitas peralatan, durasi aktivitas, serta kebutuhan biaya. Data dikumpulkan dari dokumen perencanaan, estimasi biaya, laporan teknik, dan observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa peninjauan desain mengurangi durasi proyek dari 150 menjadi 140 hari, menghasilkan efisiensi waktu sebesar 6,67%. Selain itu, total biaya proyek menurun dari Rp3.000.487.000 menjadi Rp2.860.487.000, menghasilkan penghematan biaya sebesar 4,67%. Efisiensi tersebut dicapai melalui adopsi fondasi minipile pracetak dan komponen struktural modular seperti dek baja. Oleh karena itu, peninjauan desain terbukti menjadi strategi efektif untuk meningkatkan efisiensi konstruksi baik dari segi waktu maupun biaya.

Peninjauan desain terbukti meningkatkan kinerja proyek rehabilitasi jembatan Bantuas secara signifikan, dengan efisiensi waktu sebesar 6,67% (penurunan durasi dari 150 menjadi 140 hari) dan efisiensi biaya sebesar 4,67% (penghematan Rp140.Selain itu, kualitas struktural meningkat melalui penggunaan beton 30 MPa, fondasi minipile pracetak, dan elemen baja modular, yang memberikan ketahanan korosi lebih tinggi dan memperpanjang masa layanan jembatan.Oleh karena itu, peninjauan desain direkomendasikan sebagai bagian integral dari manajemen nilai tambah pada proyek infrastruktur serupa.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana peninjauan desain mempengaruhi daya tahan jangka panjang serta biaya pemeliharaan pada rehabilitasi jembatan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat ekonomis dan teknisnya. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak penggunaan material berkelanjutan, seperti agregat daur ulang, dalam proses peninjauan desain terhadap jejak lingkungan serta implikasi biaya, guna mendukung praktek konstruksi ramah lingkungan. Selain itu, pengembangan model pendukung keputusan berbasis BIM dan kecerdasan buatan dapat diusulkan untuk mengoptimalkan pemilihan metode konstruksi selama peninjauan desain, khususnya pada berbagai tipe jembatan dengan kondisi lapangan yang beragam.

Read online
File size208.33 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test