UNUBLITARUNUBLITAR
Briliant: Jurnal Riset dan KonseptualBriliant: Jurnal Riset dan KonseptualPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan karakter di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui tinjauan literatur sistematis dari database Scopus. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah terkait pendidikan karakter di SMP yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di tingkat SMP memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan nilai-nilai moral siswa. Beberapa strategi efektif yang teridentifikasi meliputi integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum, program mentoring, kegiatan ekstrakurikuler, dan keterlibatan orang tua. Tantangan utama yang dihadapi adalah konsistensi implementasi, keterbatasan sumber daya, dan perbedaan latar belakang siswa. Studi ini juga mengungkapkan bahwa pendekatan holistik dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan pendidikan karakter. Kesimpulannya, pendidikan karakter di SMP memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam mengembangkan strategi pendidikan karakter yang efektif di tingkat SMP.
Berdasarkan temuan dan diskusi, jelas bahwa pendidikan karakter di sekolah menengah pertama mencakup spektrum luas pendekatan, tantangan, dan hasil.Distribusi dokumen penelitian menurut tahun menunjukkan tingkat minat dan penekanan yang bervariasi terhadap pendidikan karakter selama waktu, dengan puncak pada tahun 2020 yang mencerminkan perhatian yang meningkat kemungkinan dipengaruhi oleh perubahan kebijakan pendidikan dan peristiwa global.Keanekaragaman afiliasi institusi yang berkontribusi menekankan upaya kolaboratif lintas akademia, termasuk universitas, sekolah menengah, dan institusi internasional, yang menekankan pendekatan multidisiplin terhadap pendidikan karakter.Selain itu, Indonesia muncul sebagai titik fokus penelitian di bidang ini, dengan kontribusi signifikan dari berbagai institusi yang menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong inisiatif pendidikan karakter.Wawasan ini secara kolektif menekankan pentingnya abadi pendidikan karakter di sekolah menengah pertama, yang memupuk pemahaman dan penerapan komprehensif nilai-nilai yang penting untuk perkembangan siswa dan dampak sosial.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang implementasi pendidikan karakter di berbagai negara, dengan fokus pada strategi dan tantangan yang unik di setiap konteks. Selain itu, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa, guru, dan orang tua tentang pendidikan karakter dan bagaimana hal itu mempengaruhi perkembangan pribadi dan sosial mereka. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam pendidikan karakter, dengan mempertimbangkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar dalam konteks pendidikan karakter.
- Education for Sustainable Development as Diffusion of.... education sustainable development diffusion... doi.org/10.2478/jtes-2020-0007Education for Sustainable Development as Diffusion of education sustainable development diffusion doi 10 2478 jtes 2020 0007
- Exploring Character Building in Junior High School: Literature Review from Scopus Database | Briliant:... doi.org/10.28926/briliant.v10i4.1981Exploring Character Building in Junior High School Literature Review from Scopus Database Briliant doi 10 28926 briliant v10i4 1981
- Indonesian Pre-Service Science Teachers’ Views on Socio-Scientific Issues-Based Science Learning... ejmste.com/article/indonesian-pre-service-science-teachers-views-on-socio-scientific-issues-based-science-learning-9573Indonesian Pre Service Science TeachersAo Views on Socio Scientific Issues Based Science Learning ejmste article indonesian pre service science teachers views on socio scientific issues based science learning 9573
- How May Guidance Be Effective in the Junior High School? - Hazelle S. Moore, 1950. guidance effective... journals.sagepub.com/doi/10.1177/019263655003416948How May Guidance Be Effective in the Junior High School Hazelle S Moore 1950 guidance effective journals sagepub doi 10 1177 019263655003416948
| File size | 293.43 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini di anlisis dengan menggunakan analisis kuantatif menggunakan spss dengan menguji regresi korelasi,uji normalitas, uji reliabilitas dan RPenelitian ini di anlisis dengan menggunakan analisis kuantatif menggunakan spss dengan menguji regresi korelasi,uji normalitas, uji reliabilitas dan R
PUBLINEPUBLINE Peran guru sebagai contoh perilaku juga memegang peran penting, di mana siswa meniru perilaku positif guru seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab,Peran guru sebagai contoh perilaku juga memegang peran penting, di mana siswa meniru perilaku positif guru seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab,
UNYUNY Selain itu, berdasarkan wawancara yang dilakukan, program sekolah bertujuan untuk mengatasi kenakalan remaja. Program ini melibatkan internal dan berkolaborasiSelain itu, berdasarkan wawancara yang dilakukan, program sekolah bertujuan untuk mengatasi kenakalan remaja. Program ini melibatkan internal dan berkolaborasi
UINSAIDUINSAID Evaluasi berbasis karakter efektif dalam mendukung internalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Studi mendatang dapat mengeksplorasiEvaluasi berbasis karakter efektif dalam mendukung internalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Studi mendatang dapat mengeksplorasi
UNYUNY Dalam rangka untuk mengembangkan model pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada pendidikan karakter di Universitas Mbojo Bima, Nusa TenggaraDalam rangka untuk mengembangkan model pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada pendidikan karakter di Universitas Mbojo Bima, Nusa Tenggara
UNYUNY Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah danMetode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah dan
SIDUCATSIDUCAT Peran orang tua sebagai pendidik pertama sangat krusial dalam menentukan perkembangan moral, spiritual, dan sosial anak. Penelitian ini menunjukkan bahwaPeran orang tua sebagai pendidik pertama sangat krusial dalam menentukan perkembangan moral, spiritual, dan sosial anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa
SIDUCATSIDUCAT Data yang di peroleh di analisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DalamData yang di peroleh di analisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam
Useful /
UNUBLITARUNUBLITAR Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan kepada pelanggan dan memperoleh sampel sebanyak 50 responden. Hasilnya menunjukan bahwaPengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan kepada pelanggan dan memperoleh sampel sebanyak 50 responden. Hasilnya menunjukan bahwa
UINSAIDUINSAID Selain itu, ia merupakan penyair sufi yang penting diperhitungkan dalam memperkenalkan imaji puitik bahasa Melayu dengan mengadopsi secara kreatif kosakata-kosakataSelain itu, ia merupakan penyair sufi yang penting diperhitungkan dalam memperkenalkan imaji puitik bahasa Melayu dengan mengadopsi secara kreatif kosakata-kosakata
SIDUCATSIDUCAT Masa remaja adalah fase kritis yang menghubungkan masa anak-anak dengan kedewasaan. Peneliti melakukan observasi dan wawancara di Desa Bayung, Kepahiang.Masa remaja adalah fase kritis yang menghubungkan masa anak-anak dengan kedewasaan. Peneliti melakukan observasi dan wawancara di Desa Bayung, Kepahiang.
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 130 siswa dan siswi SMA/SMKPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 130 siswa dan siswi SMA/SMK